Selasa, 07 April 2026

Pertumbuhan Ekonomi Triwulan II 2025 Capai 5,12%, Menkeu: Ditopang Konsumsi, Investasi, dan Ekspor

Jumat, 08 Agustus 2025 10:19 WIB
Pertumbuhan Ekonomi Triwulan II 2025 Capai 5,12%, Menkeu: Ditopang Konsumsi, Investasi, dan Ekspor
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menghadiri konferensi pers pertumbuhan ekonomi triwulan II 2025 di Jakarta, Selasa (5/8/2025). (Dok/Kemenkeu)
Jakarta (buseronline.com) - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengumumkan bahwa perekonomian Indonesia mencatat pertumbuhan sebesar 5,12 persen (year-on-year/yoy) pada triwulan II tahun 2025. Angka ini dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) di tengah kondisi global yang masih dibayangi ketidakpastian.

Menurut Sri Mulyani, capaian tersebut mencerminkan ketahanan ekonomi nasional yang ditopang oleh konsumsi domestik yang solid, meningkatnya investasi dan ekspor, serta peran aktif Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dalam menjaga momentum pertumbuhan.

“Kami akan terus mengoptimalkan peranan APBN untuk mendukung perekonomian melalui fungsi alokasi, distribusi, dan stabilisasi,” ujar Sri Mulyani dalam konferensi pers bersama Kabinet Merah Putih di Jakarta, Selasa.

Dari sisi permintaan, konsumsi rumah tangga tumbuh 4,97 persen, didorong oleh inflasi yang tetap terkendali di angka 2,18 persen. Momentum libur sekolah dan hari besar keagamaan turut mendorong belanja masyarakat, terutama di sektor transportasi, restoran, dan akomodasi. Pemerintah juga memberikan stimulus berupa diskon tarif transportasi dan penurunan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk menjaga daya beli masyarakat.

“Masa libur sekolah dan hari besar keagamaan berhasil menstimulus perekonomian melalui insentif dan sinyal kebijakan dari pemerintah serta dukungan APBN,” jelas Menkeu.

Investasi atau Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) tumbuh signifikan sebesar 6,99 persen, tertinggi sejak triwulan II 2021. Investasi bangunan naik 4,89 persen, sedangkan investasi mesin melonjak tajam sebesar 25,3 persen. Realisasi investasi langsung mencapai Rp477,7 T, didorong oleh peningkatan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar 30,5 persen (yoy).

Belanja modal pemerintah juga tumbuh 30,37 persen, terutama pada sektor peralatan dan mesin.

“Ini mencerminkan optimisme dan rencana ekspansi ke depan, didukung kebijakan deregulasi dan perbaikan iklim investasi,” kata Sri Mulyani.

Di sisi eksternal, ekspor barang tumbuh 10,67 persen dan ekspor jasa naik 11,17 persen, seiring peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara. Sementara impor bahan baku dan barang modal naik 12,17 persen, diperkirakan akan menopang produksi manufaktur pada periode mendatang.

Dari sisi produksi, sektor industri pengolahan tumbuh 5,68 persen berkat hilirisasi dan peningkatan permintaan domestik. Industri logam dasar tumbuh 14,9 persen, makanan dan minuman 6,2 persen, serta industri kimia dan farmasi 9,4 persen. Pertanian, kehutanan, dan perikanan mencatat pertumbuhan tinggi sebesar 13,82 persen.

Sektor lainnya juga menunjukkan kinerja positif: perdagangan tumbuh 5,37 persen, konstruksi 4,98 persen, transportasi dan pergudangan 8,52 persen, serta informasi dan komunikasi 7,92 persen.

Sri Mulyani optimistis momentum pertumbuhan akan berlanjut di semester II 2025. Pemerintah telah menyiapkan berbagai program strategis seperti percepatan belanja negara, program makan bergizi gratis, pembangunan sekolah rakyat, penyediaan hunian layak, dan stabilisasi harga pangan.

“Outlook ekonomi global versi IMF juga membaik dari 2,8 persen menjadi 3 persen. Ini memberi harapan bagi ekonomi Indonesia di tengah tantangan global yang masih berlangsung,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa APBN akan tetap menjadi instrumen utama untuk menjalankan fungsi countercyclical, menjaga stabilitas, dan melindungi perekonomian dari tekanan eksternal.

“APBN akan terus menjadi tulang punggung dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia,” tutup Sri Mulyani. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Manajemen Mudik Lebaran 2026 Tuai Apresiasi
Presiden Prabowo Buka Istana untuk Anak-anak Sekolah
Bupati Taput Temui Kepala BBPJN Sumut
Pemko Medan Dorong Budaya Melayu Lebih Dekat dengan Masyarakat Lintas Suku
Pemkab Pati Tegaskan Komitmen Perkuat Pendidikan PAUD
Wali Kota Bandung Tekankan Pelestarian Kawasan Bersejarah
komentar
beritaTerbaru