Selasa, 07 April 2026

Pemprov Jateng Gandeng Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Wujudkan Swasembada Pangan

Kamis, 03 Juli 2025 12:23 WIB
Pemprov Jateng Gandeng Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Wujudkan Swasembada Pangan
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi berbincang akrab dengan Kepala Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Jateng Mardi Santoso saat menerima kunjungan di ruang kerjanya, Rabu (2/7/2025). (Dok/Humas Jateng)
Semarang (buseronline.com) - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus mengupayakan langkah konkret dalam mewujudkan swasembada pangan. Salah satu strategi yang kini tengah disiapkan adalah menjalin kolaborasi dengan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal (Kanwil Ditjen) Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Jawa Tengah.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi usai menerima kunjungan Kepala Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Jateng Mardi Santoso di ruang kerjanya, Rabu.

Menurut Gubernur, kolaborasi ini sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto untuk memperkuat ketahanan pangan nasional melalui berbagai sinergi lintas sektor.

“Kita harus bersinergi. Ditjen Pemasyarakatan akan kita dukung dalam rangka mewujudkan swasembada pangan. Potensi dari lembaga pemasyarakatan nanti kita sinergikan dengan program ketahanan pangan yang ada di perangkat daerah Pemprov Jateng,” ujar Luthfi.

Ia menjelaskan, banyak potensi sumber daya di lingkungan lembaga pemasyarakatan (lapas) yang bisa dioptimalkan, seperti lahan pertanian, peternakan, hingga perikanan. Seluruh potensi tersebut, kata Luthfi, akan mendapat dukungan teknis dan pendampingan dari dinas-dinas terkait.

“Nanti bersama-sama. Di Polda itu sudah ada program penanaman jagung, dan Kodam IV/Diponegoro juga membantu dari sisi irigasi dan pompanisasi. Jadi semua bergerak bersama,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Jateng, Mardi Santoso, menyambut baik dukungan Gubernur. Ia menjelaskan bahwa pihaknya sudah mengembangkan sejumlah program ketahanan pangan di dua lokasi utama, yakni Lapas Nusakambangan dan Lapas Terbuka Kendal.

“Untuk kegiatan ketahanan pangan, Pak Gubernur juga sudah memerintahkan jajaran untuk melakukan pendataan. Harapannya, ini bisa menjadi program unggulan Kanwil Ditjen Pemasyarakatan dengan dukungan penuh dari Pemprov Jateng,” kata Mardi.

Adapun program yang telah berjalan di Lapas Nusakambangan meliputi penanaman jagung dan padi, peternakan ayam dan kambing, serta budidaya perikanan seperti tambak bandeng, udang, dan mujair. Sedangkan di Lapas Terbuka Kendal, tengah dikembangkan budidaya ikan nilai salim di lahan air payau, peternakan ayam, dan penanaman jagung.

“Khusus untuk Lapas Terbuka Kendal, kami sedang mengembangkan tambak seluas sekitar 93 hektare. Proses sedang berjalan dan akan terus kami kembangkan,” imbuhnya.

Dalam pertemuan tersebut, Mardi juga menyampaikan permohonan dukungan terkait hibah lahan di Lapas Plantungan, yang saat ini masih berstatus milik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

“Tadi juga dibahas soal tanah di Plantungan. Saat ini statusnya masih milik Pemprov Jateng. Pak Gubernur menyatakan kesediaannya untuk menyerahkan hibah tanah tersebut demi mendukung program pemasyarakatan,” pungkasnya.

Langkah sinergis antara Pemprov Jateng dan Kanwil Ditjen Pemasyarakatan ini diharapkan dapat memperkuat kemandirian pangan di daerah serta memberikan nilai tambah bagi pembinaan warga binaan pemasyarakatan. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Dekranasda Jateng Gandeng Kemenlu untuk Dorong Promosi Produk Ekraf ke Pasar Global
Monaco Bungkam Marseille 2-1, Catat Tujuh Kemenangan Beruntun
Real Oviedo Raih Kemenangan Penting, Tundukkan Sevilla 1-0 di La Liga
Timnas Futsal Indonesia Bantai Brunei 7-0 di Laga Pembuka Piala AFF Futsal 2026
Bripda Petra Sihombing Raih Emas di KASAL Cup V 2026
Timnas Indoor Skydiving Indonesia Siap Tampil di World Cup Lille 2026
komentar
beritaTerbaru