Selasa, 11 Agustus 2026

Jawa Tengah Fokus Kembangkan Sektor Ekonomi Kreatif Lewat Inovasi dan Kolaborasi

Senin, 16 Juni 2025 12:17 WIB
Jawa Tengah Fokus Kembangkan Sektor Ekonomi Kreatif Lewat Inovasi dan Kolaborasi
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, memberikan sambutan pada pembukaan Festival KaTa Kreatif 2025 di Alun-alun Kabupaten Wonosobo, Sabtu malam (14/6/2025). (Dok/Humas Jateng)
Wonosobo (buseronline.com) - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus mendorong pertumbuhan sektor ekonomi kreatif (ekraf) sebagai salah satu motor penggerak pembangunan daerah. Upaya tersebut dilakukan melalui berbagai strategi, termasuk penyelenggaraan event yang menjadi wadah bagi para pelaku industri kreatif lokal.

Salah satu langkah nyata tersebut terlihat dalam gelaran Festival KaTa Kreatif 2025 yang diselenggarakan di Alun-alun Kabupaten Wonosobo, Sabtu malam.

Acara ini menjadi ajang unjuk potensi pelaku ekraf sekaligus momentum memperluas jaringan pemasaran produk unggulan daerah.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa ekraf di Jateng memiliki potensi besar yang patut terus digarap. Ia menekankan pentingnya mengintegrasikan pengembangan ekraf dengan sektor pariwisata dan ekonomi syariah.

“Potensi ekraf luar biasa, ini bagian dari kesatuan dunia pariwisata. Kita harus terus gali dan garap potensi yang ada di Jateng, sekaligus kolaborasikan dengan pengembangan ekonomi syariah,” ujar Sumarno.

Ia menambahkan, konsumsi menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah. Oleh karena itu, Pemprov Jateng berupaya menghadirkan banyak event pariwisata yang menjadi pintu masuk bagi penguatan sektor ekraf.

“Kita datangkan banyak orang ke Jateng melalui event-event kepariwisataan. Salah satu pintu masuknya adalah lewat ekonomi kreatif,” imbuhnya.

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, menyampaikan bahwa Festival KaTa Kreatif merupakan ruang perayaan kreativitas yang menyatukan berbagai unsur, mulai dari seni, musik, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Ini bukan sekadar event, tapi juga bentuk promosi potensi wisata dan budaya Wonosobo. Kita punya Dataran Tinggi Dieng, Telaga Menjer, kuliner khas seperti mi ongklok dan carica yang layak dikenal lebih luas,” ungkap Afif.

Festival ini tidak hanya menampilkan produk kreatif, tapi juga memfasilitasi pelatihan dan edukasi kepada masyarakat. Salah satunya melalui workshop perfilman, pameran UMKM, dan pertunjukan budaya Wonosobo Fashion Carnival yang menjadi daya tarik tersendiri.

Dengan digelarnya Festival KaTa Kreatif 2025, Pemprov Jawa Tengah berharap dapat mendorong pertumbuhan industri kreatif yang berdaya saing, memperkuat UMKM, serta memperluas jejaring antar-pelaku ekonomi lokal.

Acara ini sekaligus menegaskan komitmen daerah dalam mendukung transformasi ekonomi berbasis kreativitas, budaya, dan potensi lokal—sekaligus menjadikan Jawa Tengah sebagai salah satu episentrum ekraf nasional. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
USU Relokasi Sementara Chapel, Kegiatan Ibadah Tetap Difasilitasi
Gladi Parsial HUT ke-81 RI Dimulai di Istana Merdeka, 336 Ribu Warga Antusias Mendaftar
Pemkab Taput Kembangkan ECO-Ulos Berbasis Limbah Pertanian
Hari Anak Nasional, BBPMP Jabar Perkuat Komitmen Wujudkan PAUD Aman dan Berkualitas
Korlantas Polri Tambah Mobil Dikmas Lantas, Edukasi Keselamatan Sasar Anak Usia Dini
Menkeu Purbaya Tekankan Pengawasan APBN untuk Jaga Stabilitas Ekonomi NTT
komentar
beritaTerbaru