Minggu, 05 Juli 2026

Wali Kota Bogor: Konsistensi dan Tidak Gengsi Bisa Membuat Usaha Kecil Berkembang

Sabtu, 31 Mei 2025 12:30 WIB
Wali Kota Bogor: Konsistensi dan Tidak Gengsi Bisa Membuat Usaha Kecil Berkembang
Sejumlah peserta dari masing-masing kecamatan menampilkan produk unggulan mereka dalam ajang Lomba Gerai UP2K PKK se-Kota Bogor yang berlangsung meriah di Balai Kota Bogor, Rabu (28/5/2025). (Dok/Diskominfo Bogor)
Bogor (buseronline.com) - Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, mengajak masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil dan keluarga, untuk konsisten menjalankan usaha dan tidak merasa gengsi terhadap proses yang dilalui.

Pesan ini disampaikan dalam kegiatan Lomba Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) PKK tingkat Kota Bogor yang digelar di Balai Kota Bogor, Rabu.

Kegiatan yang menampilkan berbagai inovasi dan kreasi dari enam kecamatan dan 68 kelurahan se-Kota Bogor ini diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Bogor melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) bekerja sama dengan Tim Penggerak (TP) PKK Kota Bogor, khususnya Pokja II.

Dalam sambutannya, Dedie Rachim menekankan bahwa kesuksesan dalam menjalankan usaha tidak selalu bergantung pada modal besar, tetapi pada ketekunan dan keberanian untuk memulai dari hal sederhana.

“Jangan dianggap remeh. Tidak perlu gengsi, itu yang utama. Kalau kita konsisten dan tidak malu terhadap prosesnya, Insyaallah bisa sukses,” ujarnya di hadapan para peserta lomba.

Dedie bahkan membagikan pengalaman pribadi, menceritakan bagaimana ibunya dulu memulai usaha warung makan dari garasi rumah untuk membantu keuangan keluarga. Usaha tersebut mampu menopang pendidikan anak-anaknya hingga ke jenjang S3.

“Usaha tidak harus dimulai dengan sesuatu yang besar. Produk lokal biasa pun bisa membangkitkan ekonomi keluarga jika dijalankan secara konsisten,” tambahnya.

Selain memberi motivasi, Dedie juga berpesan agar masyarakat tidak bersikap konsumtif dan mampu mengelola pendapatan secara efisien dan efektif demi keberlanjutan ekonomi keluarga.

Lomba gerai UP2K PKK ini menampilkan beragam produk lokal hasil kreativitas masyarakat, termasuk produk daur ulang, inovasi dalam penanganan stunting, program Open Defecation Free (ODF), serta dukungan terhadap program "Bogor Cerdas".

Ketua TP PKK Kota Bogor, Yane Ardian Rachim, menyebutkan bahwa ajang ini merupakan kompetisi tingkat kota yang bertujuan mempromosikan dan memperluas pemasaran produk-produk hasil UP2K di setiap kecamatan.

“Salah satu kendala yang sering dihadapi dalam pengembangan UP2K adalah aspek pemasaran. Oleh karena itu, lomba ini diadakan agar produk-produk yang dihasilkan dapat menjangkau pasar yang lebih luas,” jelas Yane.

Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya sekadar lomba, tetapi juga bagian dari program Gerakan Keluarga Indonesia dalam Peningkatan Kualitas Ekonomi (GKI-PKE), yang bertujuan mendorong pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan bagi keluarga dan masyarakat di Kota Bogor.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Bogor berharap akan muncul lebih banyak pelaku usaha baru dari kalangan keluarga yang mampu meningkatkan taraf hidup serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara mandiri dan berkesinambungan. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
PSSI Gelar Kongres Tahunan 3 Agustus, Delegasi akan Saksikan Laga Indonesia vs Vietnam
Pemkab Kendal Perkuat Budaya Integritas ASN melalui Sosialisasi Antikorupsi 2026
Dedi Mulyadi Buka Peluang Guru dan Siswa Jabar Tempuh Pendidikan Internasional di Inggris
UMiMAX Pertamina Bantu Korban PHK Bangkit Lewat Usaha Ultra Mikro
Pemkab Tapanuli Utara Optimalkan PRSU ke-50 untuk Promosi Potensi Daerah dan Dorong Investasi
Muhibah Budaya Yogyakarta 2026 Perkuat Ikatan Sejarah dan Budaya DIY-Sragen
komentar
beritaTerbaru