Rabu, 08 April 2026

Wamenkeu Anggito: Mendorong Pembangunan Sosial dan Ekonomi melalui Wakaf

Minggu, 25 Mei 2025 12:08 WIB
Wamenkeu Anggito: Mendorong Pembangunan Sosial dan Ekonomi melalui Wakaf
Wakil Menteri Keuangan Anggito Abimanyu berbicara dalam panel diskusi “Revitalizing Awqaf: Leveraging Investment Funds for Sustainable Social Impact” pada Pertemuan Tahunan Islamic Development Bank (IsDB) 2025 di Aljir, Aljazair, Jumat (23/5/2025). (Dok/K
Jakarta (buseronline.com) - Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Anggito Abimanyu menegaskan pentingnya penguatan peran wakaf sebagai instrumen strategis dalam pembangunan sosial dan ekonomi berkelanjutan.

Penegasan ini disampaikannya dalam diskusi panel bertajuk “Revitalizing Awqaf: Leveraging Investment Funds for Sustainable Social Impact”, yang digelar pada rangkaian Pertemuan Tahunan Islamic Development Bank (IsDB) 2025 di Aljazair, Jumat.

Dalam diskusi tersebut, Wamenkeu Anggito hadir bersama para tokoh keuangan Islam internasional, di antaranya Abdul Rahman Al-Aqeel dari Otoritas Umum Wakaf Arab Saudi dan Nasser Haider, CEO Al Salam Bank Aljazair. Para panelis membahas peluang optimalisasi wakaf melalui investasi syariah guna menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan.

“Wakaf memiliki potensi besar untuk mendorong pembangunan sosial dan ekonomi yang berkelanjutan melalui instrumen investasi syariah,” ujar Wamenkeu Anggito dalam paparannya.

Ia menyoroti keberhasilan Indonesia dalam mengembangkan ekosistem wakaf modern melalui instrumen Cash Waqf Linked Sukuk (CWLS).

Inovasi ini memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk berpartisipasi dalam pembiayaan proyek sosial seperti pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi umat.

Lebih jauh, Wamenkeu Anggito menekankan pentingnya modernisasi pengelolaan wakaf secara global. Menurutnya, pengelolaan wakaf yang profesional, transparan, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi keuangan akan memperkuat jaring pengaman sosial serta mendukung stabilitas ekonomi di negara-negara anggota IsDB.

“Pengelolaan wakaf global secara modern sangat penting untuk memperkuat ekonomi dan jaring pengaman sosial di negara anggota IsDB,” tambahnya.

Partisipasi Indonesia dalam forum tingkat tinggi ini menunjukkan peran aktif dalam membangun arsitektur keuangan sosial Islam yang inklusif dan terintegrasi secara internasional.

Pertemuan tahunan IsDB 2025 menjadi ajang strategis untuk memperkuat kerja sama antarnegara dalam optimalisasi potensi wakaf sebagai sumber pembiayaan pembangunan berkelanjutan. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Pemkab Rembang Perkuat Budaya Donor Darah, Stok Diharapkan Lebih Stabil
Manajemen Mudik Lebaran 2026 Tuai Apresiasi
Presiden Prabowo Buka Istana untuk Anak-anak Sekolah
Bupati Taput Temui Kepala BBPJN Sumut
Pemko Medan Dorong Budaya Melayu Lebih Dekat dengan Masyarakat Lintas Suku
Pemkab Pati Tegaskan Komitmen Perkuat Pendidikan PAUD
komentar
beritaTerbaru