Rabu, 10 Juni 2026

Pertamina Pastikan Kualitas dan Kuantitas BBM Melalui Uji Coba di 6.198 SPBU

Sabtu, 29 Maret 2025 09:38 WIB
Pertamina Pastikan Kualitas dan Kuantitas BBM Melalui Uji Coba di 6.198 SPBU
VP Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, memberikan keterangan pers terkait uji kualitas dan kuantitas BBM di 6.198 SPBU di Grha Pertamina, Jakarta Pusat, Kamis (27/03/2025).
Jakarta (buseronline.com) - Pertamina terus melakukan uji kualitas dan kuantitas bahan bakar minyak (BBM) di seluruh SPBU yang dioperasikannya guna memastikan kepatuhan terhadap aturan dan spesifikasi yang ditetapkan pemerintah.

Hingga 26 Maret 2025, Pertamina telah melakukan pengecekan di 6.198 SPBU atau sekitar 79% dari total 7.842 SPBU yang ada di Indonesia.

Hal ini disampaikan oleh VP Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso dalam konferensi pers di Grha Pertamina, Jakarta Pusat, Kamis.

“Kami sudah melakukan uji kualitas dan tera di ribuan SPBU, serta melakukan uji sampel BBM untuk memastikan produk yang dijual kepada masyarakat sesuai standar,” ujar Fadjar.

Uji sampel kualitas BBM atau uji RON dilakukan di 349 SPBU yang tersebar di delapan Marketing Operation Region (MOR), mulai dari Sumatera bagian utara hingga Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua.

Pengujian ini dilakukan oleh Lembaga Penelitian dan Pengembangan Teknologi Minyak dan Gas Bumi (Lemigas) serta laboratorium di Fuel Terminal BBM Pertamina.

Dari hasil uji sampel, didapatkan angka rata-rata RON sebagai berikut:

Pertalite: 90,4

Pertamax: 92,37

Pertamax Green: 97,32

Pertamax Turbo: 98,33.

“Dari keseluruhan sampel yang diuji, hasilnya sudah on spec, atau sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan pemerintah,” jelas Fadjar.

Fadjar juga menjelaskan bahwa Pertamina melakukan pengecekan dalam beberapa aspek utama di SPBU, antara lain:

1. Aspek Kepatuhan (Compliance) - Memastikan pengawasan CCTV, ketepatan sasaran pembeli berdasarkan QR code dan nomor polisi kendaraan.

2. Aspek Kualitas dan Kuantitas (Quality & Quantity) - Uji tera nozzle, pengecekan warna BBM, kandungan air, serta volume dan densitas bahan bakar.

3. Aspek Layanan (Service) - Mengevaluasi pelayanan petugas SPBU, fasilitas umum, dan layanan retail di SPBU-SBBU.

4. Aspek Kesehatan, Keselamatan, Keamanan, dan Lingkungan (HSSE) - Memastikan ketersediaan alat pemadam api ringan dan mengingatkan konsumen untuk mematikan mesin saat pengisian BBM

5. Aspek Ketahanan Stok - Menjaga ketersediaan stok BBM serta memberikan notifikasi apabila stok mulai menipis.

Sebagai pemimpin dalam transisi energi, Pertamina berkomitmen untuk mendukung target net zero emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Seluruh langkah ini sejalan dengan penerapan prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasional perusahaan.

Dengan upaya ini, Pertamina memastikan bahwa BBM yang beredar di masyarakat tidak hanya memenuhi standar kualitas, tetapi juga tersedia secara cukup untuk memenuhi kebutuhan energi nasional. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
KPK Tahan Dua Tersangka Kasus Korupsi Kuota Haji, Negara Rugi Rp622 Miliar
Operasi Patuh 2026 Ditunda, Korlantas Polri Masih Lakukan Evaluasi
Kader PKK Karanganyar Diajari Olah Lele Tanpa Amis dan Budikdamber untuk Ketahanan Pangan Keluarga
Wamendikdasmen Dorong Guru Menjadi Arsitek Pembelajaran Melalui Pendekatan Deep Learning
Gubernur Ahmad Luthfi Tawarkan Peluang Investasi Strategis kepada Investor Malaysia
Kemendikdasmen Percepat Reformasi Guru, TPG Naik Rp2 Juta dan 230 Ribu Guru Ikuti PPG pada 2026
komentar
beritaTerbaru