Rabu, 10 Juni 2026

Bahas Investasi dan Ekonomi Nasional, Presiden Prabowo Bertemu Delapan Pengusaha Besar

Jumat, 07 Maret 2025 09:12 WIB
Bahas Investasi dan Ekonomi Nasional, Presiden Prabowo Bertemu Delapan Pengusaha Besar
Presiden Prabowo Subianto menerima kehadiran delapan pengusaha besar di Istana Kepresidenan Jakarta pada Kamis (6/3/2025). (Dok/BPMI Setpres)
Jakarta (buseronline.com) - Presiden Prabowo Subianto menerima delapan pengusaha besar di Istana Kepresidenan Jakarta pada Kamis.

Pertemuan ini menjadi forum diskusi strategis antara pemerintah dan dunia usaha untuk membahas perkembangan ekonomi nasional serta program-program utama yang tengah dijalankan.

Turut mendampingi Presiden dalam pertemuan tersebut, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Para pengusaha yang hadir berasal dari berbagai sektor industri, termasuk pangan, properti, energi, keuangan, hingga manufaktur. Mereka adalah Anthony Salim, Sugianto Kusuma, Prajogo Pangestu, Boy Thohir, Franky Widjaja, Dato Sri Tahir, James Riady, dan Tomy Winata.

Dalam suasana yang produktif, Presiden Prabowo membahas berbagai isu strategis, termasuk program makan bergizi gratis sebagai salah satu kebijakan unggulan pemerintah, pembangunan infrastruktur, penguatan industri tekstil, serta upaya swasembada pangan dan energi.

Selain itu, industrialisasi dan pengelolaan investasi melalui Badan Pengelola Investasi Danantara turut menjadi topik utama dalam pertemuan tersebut.

Presiden Prabowo mengapresiasi peran serta para pengusaha dalam mendukung berbagai kebijakan pemerintah, terutama yang berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi nasional.

"Pertemuan ini mencerminkan komitmen pemerintah untuk terus menjalin komunikasi erat dengan dunia usaha, guna memastikan stabilitas ekonomi serta menarik investasi yang dapat menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan daya saing industri dalam negeri," ujar Presiden.

Ke depan, sinergi antara pemerintah dan sektor swasta diharapkan semakin kuat guna mewujudkan visi Indonesia sebagai negara maju dengan ekonomi yang mandiri dan berdaya saing tinggi sesuai dengan Asta Cita Presiden Prabowo. (R3)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Operasi Patuh 2026 Ditunda, Korlantas Polri Masih Lakukan Evaluasi
Kader PKK Karanganyar Diajari Olah Lele Tanpa Amis dan Budikdamber untuk Ketahanan Pangan Keluarga
Wamendikdasmen Dorong Guru Menjadi Arsitek Pembelajaran Melalui Pendekatan Deep Learning
Gubernur Ahmad Luthfi Tawarkan Peluang Investasi Strategis kepada Investor Malaysia
Kemendikdasmen Percepat Reformasi Guru, TPG Naik Rp2 Juta dan 230 Ribu Guru Ikuti PPG pada 2026
Pemkab Taput Perkuat Layanan Kesehatan hingga Daerah Terpencil, Sinergi dengan BPJS Kesehatan Ditingkatkan
komentar
beritaTerbaru