Kamis, 25 Juni 2026

Presiden Prabowo dan PM Pakistan Sepakati Penguatan Kerja Sama Ekonomi dan Perdagangan

Jumat, 20 Desember 2024 14:14 WIB
Presiden Prabowo dan PM Pakistan Sepakati Penguatan Kerja Sama Ekonomi dan Perdagangan
Presiden Prabowo Subianto melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri (PM) Pakistan Shehbaz Sharif di Hotel St Regis New Capital, Kairo, Mesir, pada Rabu (18/12/2024). (Dok/BPMI Setpres)
Kairo (buseronline.com) - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, di Hotel St Regis New Capital, Kairo, Mesir, pada Rabu.

Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan ekonomi dan perdagangan antara kedua negara.

Dalam keterangannya, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa pembicaraan tersebut menitikberatkan pada upaya memperkuat kerja sama yang saling menguntungkan.

"Kami baru saja bertemu Perdana Menteri Pakistan dan membicarakan kemungkinan kerja sama, terutama di bidang ekonomi dan perdagangan," ungkap Presiden kepada awak media usai pertemuan.

Presiden Prabowo menegaskan pentingnya kolaborasi yang lebih erat dalam menghadapi ketidakpastian global.

Indonesia dan Pakistan, sebagai dua negara berkembang, memiliki peluang besar untuk meningkatkan hubungan ekonomi yang mendukung kesejahteraan rakyat masing-masing.

Sebagai bagian dari kunjungan kenegaraannya, Presiden Prabowo juga akan menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Developing Eight (D-8), forum negara-negara berkembang yang terdiri dari delapan anggota, termasuk Pakistan.

"Besok, kami akan bertemu dengan anggota D-8 lainnya. Ini adalah langkah penting untuk terus membangun hubungan dan mencari peluang kerja sama di tengah ketidakpastian global. Fokusnya adalah memperkuat ekonomi masing-masing negara agar lebih tangguh," jelas Presiden.

Pada KTT D-8, Presiden Prabowo menegaskan bahwa Indonesia akan membawa agenda utama berupa penguatan kerja sama ekonomi antarnegara anggota. Hal ini diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

"Fokus utama kami adalah memperkuat perekonomian untuk kesejahteraan rakyat. Potensi kerja sama dengan negara-negara anggota D-8 akan terus digali dan dikembangkan," tambah Presiden Prabowo.

Pertemuan bilateral ini mencerminkan komitmen kedua negara untuk terus mempererat hubungan strategis di berbagai bidang.

Selain membahas perdagangan dan ekonomi, pertemuan ini juga menjadi simbol kerja sama erat antara Indonesia dan Pakistan, yang selama ini telah terjalin kuat. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
SPMB Jateng 2026 Berjalan Lancar, 228 Ribu Calon Murid Lolos Seleksi
Danau Toba Tuan Rumah Geofest ke-7, Perkuat Jejaring Geopark Dunia
Inggris Ditahan Ghana 0-0, Posisi Puncak Grup L Masih Aman
Ronaldo Bersinar, Portugal Pesta Gol 5-0 atas Uzbekistan di Piala Dunia 2026
Kroasia Raih Kemenangan Perdana, Tundukkan Panama 1-0 di Piala Dunia 2026
Kolombia Lolos ke Babak 32 Besar Usai Kalahkan RD Kongo 1-0
komentar
beritaTerbaru