Kamis, 27 Agustus 2026

Presiden Prabowo Tegaskan Peran Strategis APEC di Tengah Tantangan Global

Senin, 18 November 2024 09:47 WIB
Presiden Prabowo Tegaskan Peran Strategis APEC di Tengah Tantangan Global
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menghadiri dan memberikan pernyataan pada sesi APEC Leaders Informal Dialogue with Guest yang digelar di Lima Convention Center, Peru, Jumat (15/11/2024). (Dok/Tim Media APEC)
Peru (buseronline.com) - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri dan memberikan pernyataan penting dalam sesi APEC Leaders Informal Dialogue with Guest yang berlangsung di Lima Convention Center, Peru, Jumat.

Presiden Prabowo menyoroti peran krusial Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) sebagai jembatan menuju masa depan yang lebih inklusif dan tangguh di tengah kompleksitas tantangan global.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo memaparkan tiga peran strategis yang harus diemban oleh APEC untuk menjawab dinamika global:

1. APEC sebagai Jembatan untuk Ketahanan (Bridge to Resilience)

Presiden Prabowo menekankan pentingnya memperkuat kerja sama di bidang transisi energi bersih dan pembangunan infrastruktur yang tangguh terhadap perubahan iklim. Ia juga mendorong hilirisasi industri guna mencapai kemandirian pangan.

“Kami menghadapi bahaya perubahan iklim, banyak pulau kami terancam oleh naiknya permukaan laut, dan kami bekerja sama dengan banyak negara lain, mengundang mereka untuk bergabung dalam kegiatan ekonomi bersama,” ujar Presiden.

2. APEC sebagai Jembatan untuk Inovasi (Bridge to Innovation)

Dalam upaya mendorong transformasi digital, Presiden Prabowo menyerukan pengurangan kesenjangan akses teknologi dan pentingnya transfer teknologi antarnegara anggota APEC.

Ia yakin kawasan Asia Pasifik memiliki potensi besar untuk memimpin transformasi ini.
“Kami yakin bahwa kawasan Asia Pasifik akan memimpin transformasi digital dan inklusivitas ini,” ungkapnya.

3. APEC sebagai Jembatan untuk Inklusi (Bridge to Greater Inclusion)

Presiden Prabowo menegaskan bahwa pembangunan harus memberikan manfaat bagi semua komunitas.

Ia mendorong pengentasan kemiskinan, pemberantasan korupsi, serta penguatan tata kelola yang transparan. “Indonesia mendukung prioritas APEC di bidang-bidang ini,” tegasnya.

Dalam pidato penutupnya, Presiden Prabowo kembali menekankan komitmen Indonesia terhadap perdagangan bebas, keberlanjutan, dan prinsip inklusivitas.

“APEC harus terus menjadi model utama penguatan solidaritas dan kolaborasi di kawasan,” tuturnya.

Kehadiran Indonesia dalam forum APEC kali ini menunjukkan kontribusi aktif negara dalam membangun masa depan yang lebih inklusif, inovatif, dan tangguh di kawasan Asia Pasifik. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Polri Imbau Masyarakat Cermat Cek Informasi Digital, Jangan Jadikan Repost sebagai Ukuran Kebenaran
PLTS Terapung Gajah Mungkur Dibangun, Ditargetkan Beroperasi Akhir 2027
Jelang Konferda, PWI Sumut Matangkan Persiapan dan Verifikasi Data Anggota
Tim Peneliti Seskoad Evaluasi Program Unggulan Kasad di Tapanuli Utara
Pemkab Bekasi Dorong Komite Sekolah Aktif Awasi Tata Kelola Pendidikan
Polri Ajak Masyarakat Bersama Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif
komentar
beritaTerbaru