Rabu, 08 April 2026

Presiden Jokowi Resmikan Smelter Freeport, Dorong Hilirisasi dan Penerimaan Negara

Selasa, 24 September 2024 09:22 WIB
Presiden Jokowi Resmikan Smelter Freeport, Dorong Hilirisasi dan Penerimaan Negara
Presiden Jokowi meresmikan smelter PT Freeport Indonesia di KEK Gresik, Jawa Timur, Selasa (24/9/2024).
Gresik (buseronline.com) - Presiden Jokowi meresmikan produksi smelter PT Freeport Indonesia yang terletak di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik, Jawa Timur, Selasa. Smelter ini dibangun dengan investasi sebesar Rp56 triliun dan merupakan langkah strategis dalam mendorong hilirisasi industri nasional, khususnya dalam pengolahan sumber daya alam.

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi mengungkapkan bahwa pembangunan smelter ini tidak mudah dan melalui proses negosiasi yang panjang. "Setelah 30 bulan, alhamdulillah, hari ini kita resmikan," ujar Jokowi. Smelter yang berdiri di atas lahan lebih dari 100 hektare tersebut memiliki kapasitas untuk memurnikan 1,7 juta ton konsentrat tembaga dari Papua setiap tahunnya.

Presiden juga menekankan dampak ekonomi yang signifikan dari smelter ini terhadap penerimaan negara. Dengan beroperasinya smelter, negara diperkirakan akan menerima pendapatan sekitar Rp80 triliun dari berbagai sumber, termasuk dividen, royalti, pajak penghasilan badan, pajak karyawan, serta pajak ekspor. "Ini angka yang sangat besar," jelasnya.

Selain berkontribusi terhadap penerimaan negara, smelter ini diharapkan dapat memberikan dampak positif pada pertumbuhan usaha kecil dan menengah (UMKM) serta industri turunan tembaga di sekitar Gresik. Jokowi juga mengungkapkan bahwa kehadiran smelter ini akan membuka peluang bagi industri semikonduktor dengan produksi selenium sebagai salah satu hasil sampingan dari pemurnian tembaga.

Acara peresmian ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, di antaranya Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Investasi Rosan Roeslani, serta jajaran pimpinan PT Freeport Indonesia dan Freeport Mc-Moran.

Dengan beroperasinya smelter ini, Indonesia semakin memperkuat posisinya dalam mengolah sumber daya alamnya sendiri, mengurangi ekspor bahan mentah, dan mendorong pengembangan industri hilir di dalam negeri. (R3)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Pemkab Rembang Perkuat Budaya Donor Darah, Stok Diharapkan Lebih Stabil
Manajemen Mudik Lebaran 2026 Tuai Apresiasi
Presiden Prabowo Buka Istana untuk Anak-anak Sekolah
Bupati Taput Temui Kepala BBPJN Sumut
Pemko Medan Dorong Budaya Melayu Lebih Dekat dengan Masyarakat Lintas Suku
Pemkab Pati Tegaskan Komitmen Perkuat Pendidikan PAUD
komentar
beritaTerbaru