Jumat, 06 November 2026

Pemprov Jateng Perkuat Pengendalian Inflasi, Hampir 2.000 Operasi Pasar Digelar

Jumat, 06 November 2026 13:40 WIB
Pemprov Jateng Perkuat Pengendalian Inflasi, Hampir 2.000 Operasi Pasar Digelar
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat meninjau Expo dalam rangkaian HLM TPID Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Jateng di Kabupaten Magelang, Kamis (5/11/2026).
Pemerintah juga menyiapkan produksi pertanian sejak sekitar tiga bulan sebelum periode peningkatan kebutuhan agar waktu panen sesuai dengan kebutuhan pasar.

Menurut Frans, cabai menjadi salah satu komoditas yang mendapat perhatian khusus karena pergerakan harganya relatif cepat. Karena itu, pemerintah terus menjaga ketersediaan dan distribusinya serta mendorong pemanfaatan produk olahan sebagai alternatif konsumsi cabai segar.

"Pengendalian inflasi juga dilakukan melalui edukasi kepada masyarakat, agar berbelanja secara bijak, tidak melakukan panic buying, serta mengurangi pemborosan pangan," tambahnya.

Sementara itu, perwakilan Kelompok Tani Ngudi Makmur 1 Temanggung, Agus Mawardi, berharap pemerintah terus meningkatkan dukungan terhadap pengembangan produk pertanian lokal dan industri rumahan, termasuk dalam memberikan kemudahan perizinan.

Melalui berbagai langkah tersebut, Pemprov Jawa Tengah berharap stabilitas harga pangan tetap terjaga, distribusi semakin merata, dan daya beli masyarakat terlindungi di tengah meningkatnya kebutuhan menjelang berbagai hari besar keagamaan dan libur nasional. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Polri Nonaktifkan Empat Personel Usai Penggeledahan Ponpes di Sukoharjo
Polri Mutasi Tiga Pamen, Kapolres Sukoharjo Diganti Saat Propam Lakukan Pemeriksaan
Ahmad Luthfi Tampung Aspirasi Buruh dan Pengusaha, Bahas UMP-UMK Jawa Tengah 2027
Jawa Tengah Bidik Investasi Rp9,7 Triliun dari Investor Vietnam dan Tiongkok
20.521 Posyandu di Jawa Tengah Terapkan Enam SPM, Nawal Yasin Tekankan Pelayanan Berdampak bagi Masyarakat
Wagub Jateng Luncurkan Pandu Tangguh, Kader Posyandu Dampingi Perbaikan Data Bansos
komentar
beritaTerbaru