Kamis, 05 November 2026

Bobby Nasution Siapkan Pembangunan Irigasi 7,5 Km di Langkat pada 2027

Kamis, 05 November 2026 12:10 WIB
Bobby Nasution Siapkan Pembangunan Irigasi 7,5 Km di Langkat pada 2027
Gubernur Sumut Bobby Nasution saat menghadiri kegiatan Panen Raya Padi di Desa Kebun Kelapa, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat, Selasa (3/11/2026).

Langkat (buseronline.com) - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution memastikan pembangunan infrastruktur pertanian di Kabupaten Langkat dipercepat mulai 2027.

Salah satu program prioritas yang akan direalisasikan adalah pembangunan jaringan irigasi sepanjang 7,5 kilometer untuk mendukung peningkatan produktivitas lahan persawahan di Kecamatan Secanggang.

Program tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut dalam memperkuat ketahanan pangan dan mewujudkan swasembada pangan.

Hal itu disampaikan Bobby Nasution saat menghadiri kegiatan Panen Raya Padi di Desa Kebun Kelapa, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat, pada 3 November 2026.

Bobby menjelaskan, pembangunan irigasi diperlukan karena sebagian lahan persawahan di Secanggang masih mengandalkan sistem tadah hujan. Tercatat, terdapat sekitar 967 hektare lahan yang membutuhkan dukungan pengairan agar produktivitas pertanian semakin meningkat.

"Terima kasih dukungan dari Bupati Langkat untuk menjadikan ini menjadi kawasan sawah unggulan. InsyaAllah tahun depan melalui dinas terkait, kita akan membangun irigasi sepanjang 7,5 Km yang akan mengairi sawah," ujar Bobby.

Ia menyebutkan, sumber air irigasi akan berasal dari Sungai Wampu yang selanjutnya dialirkan untuk memenuhi kebutuhan pengairan sawah petani.

Dengan adanya jaringan irigasi tersebut, frekuensi panen ditargetkan meningkat dari dua kali menjadi tiga kali dalam setahun. Produktivitas padi juga diharapkan naik dari rata-rata 6 ton menjadi 9 hingga 10 ton per hektare.

Selain pembangunan irigasi, Pemprov Sumut juga akan memberikan dukungan terhadap kebutuhan sarana dan prasarana pertanian, mulai dari pengadaan alat dan mesin pertanian (alsintan) hingga pembangunan infrastruktur pendukung.

Dalam kesempatan tersebut, Bobby turut mendengarkan aspirasi petani. Salah satunya disampaikan Ayu, warga Kelurahan Hinai Kiri, yang berharap adanya penambahan bantuan mesin panen, mesin tanam, serta pembangunan infrastruktur pertanian.

Menanggapi aspirasi tersebut, Bobby mengatakan pemerintah provinsi telah menyiapkan program intervensi sektor pertanian secara menyeluruh, mulai dari hulu hingga hilir. Pelaksanaannya akan disinkronkan dengan program Kementerian Pertanian.

"Jadi sudah kami minta percepatan, agar kawasan ini kita bisa intervensi. Mulai dari irigasi sampai dengan Resmiling. Untuk sinkronisasi program, kita akan lihat dari Kabupaten Langkat, mana yang belum, seperti tadi soal jalan, melalui bantuan keuangan provinsi (BKP). Karena ini sudah menjadi kawasan unggulan," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumut Fariz Haholongan Hutagalung mengungkapkan, luas lahan persawahan di Kecamatan Secanggang mencapai sekitar 3.541 hektare.

Desa Kebun Kelapa juga telah ditetapkan masuk dalam rencana program strategis daerah untuk pengembangan kawasan padi unggulan pada 2027.

Selain pembangunan irigasi, pemerintah menyiapkan bantuan satu unit mesin penggilingan padi atau Resmiling serta gudang penyimpanan dengan kapasitas mencapai 600 ton.

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Jelang Nataru, Bobby Nasution Pastikan Distribusi BBM di Kepulauan Nias Lancar
Bobby Nasution Tawarkan Investasi UEA di Sumut, Bidik Pendidikan hingga Industri Semikonduktor
Bobby Nasution Dorong Desa dan Kelurahan Kembangkan Potensi Ekonomi Lokal
Bobby Nasution Optimistis PSMS Medan Promosi ke Super League Usai Tekuk PSIS 2-1
Bobby Nasution Resmikan Sekolah Guang Ming, Dorong Peningkatan Kualitas SDM di Sumut
Bobby Nasution Apresiasi Pengungkapan 1,16 Ton Ketamin di Selat Malaka
komentar
beritaTerbaru