Senin, 02 November 2026

Pertamina SMEXPO 2026 di Bekasi Libatkan 50 UMKM, Dorong Perluasan Pasar dan Lapangan Kerja

Senin, 02 November 2026 19:40 WIB
Pertamina SMEXPO 2026 di Bekasi Libatkan 50 UMKM, Dorong Perluasan Pasar dan Lapangan Kerja
PT Pertamina (Persero) terus memperkuat pemberdayaan UMKM melalui perluasan akses pasar. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Pertamina SMEXPO 2026 di Bekasi, Sabtu (31/10/2026), yang melibatkan 50 UMKM binaan.

Bekasi (buseronline.com) - PT Pertamina (Persero) terus memperkuat pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui perluasan akses pasar. Dilansir dari laman Pertamina, komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Pertamina SMEXPO 2026 di Bekasi, pada 31 Oktober 2026, yang melibatkan 50 UMKM binaan.

Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk unggulan, meningkatkan penjualan, sekaligus membuka peluang pengembangan usaha dan penciptaan lapangan kerja.

Corporate Secretary Pertamina Arya Dwi Paramita mengatakan SMEXPO merupakan bagian dari program pembinaan UMKM untuk membantu para pelaku usaha menjangkau pasar yang lebih luas.

Menurutnya, SMEXPO telah diselenggarakan di sejumlah kota, seperti Pekanbaru, Cirebon, dan Yogyakarta. Kegiatan selanjutnya direncanakan berlangsung di Cilacap dan akan mencapai puncaknya melalui SMEXPO nasional di Jakarta. "Melalui SMEXPO, selain membina UMKM, kita juga mempertemukan mereka dengan pasarnya," kata Arya.

Dalam penyelenggaraan di Bekasi, sebanyak 50 UMKM berpartisipasi. Sebanyak 25 UMKM hadir secara langsung, sedangkan 25 lainnya mengikuti kegiatan melalui produk yang dipasarkan di lokasi acara.

Kegiatan tersebut mendapat dukungan Pertamina Foundation dan sejumlah entitas Pertamina Group, yakni Patra Jasa, Perta Life Insurance, IHC, serta Pertamina Lubricants.

Arya berharap kegiatan ini mampu meningkatkan omzet para mitra binaan. Sebab, peningkatan penjualan UMKM tidak hanya berdampak pada perkembangan bisnis, tetapi juga berpotensi memperluas penyerapan tenaga kerja.

"Kalau UMKM mendapatkan penjualan yang bagus, dampaknya juga dirasakan oleh para pekerjanya. Mereka bisa memperluas bisnis dengan lebih cepat dan berpotensi meningkatkan lapangan kerja," ujarnya.

Salah satu UMKM binaan yang menarik perhatian pengunjung adalah Imah Keramik asal Bogor yang dikembangkan Sissy. Usaha tersebut menghadirkan perhiasan keramik artistik dengan ukiran, bentuk unik, serta sentuhan motif batik yang mengangkat kekayaan wastra Indonesia.

Pengunjung juga dapat merasakan pengalaman merangkai gelang keramik sendiri dengan memilih ornamen sesuai selera. Sissy mengungkapkan, keikutsertaannya dalam SMEXPO menjadi kesempatan untuk memperkenalkan inovasi produk keramik yang baru dikembangkan tahun ini. "Kami membutuhkan sarana seperti SMEXPO untuk memperkenalkan produk ini kepada pasar," ungkapnya.

Sementara itu, Direktur Operasi Pertamina Foundation, Gusman Adiwardhana mengatakan pengembangan UMKM membutuhkan pendampingan berkelanjutan. Menurutnya, terdapat tiga tantangan utama yang masih dihadapi pelaku UMKM, yakni pembiayaan, akses pasar, dan kualitas produk.

"Harapannya, UMKM yang mendapatkan pengembangan dan pendampingan bisa berkembang hingga mampu menembus pasar global," ujar Gusman.

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Lima UMKM Binaan Pertamina Raup Transaksi Ratusan Juta Rupiah di ASCOPE 2026
Wabup Tapanuli Utara Buka Pelatihan Wirausaha Pengolahan Pupuk Organik di Pahae Jae
Prabowo Targetkan Penyaluran Kredit Rakyat Rp400 Triliun pada 2027, Petani dan Nelayan Jadi Sasaran
Pemkab Toba Perkuat Tata Kelola Dekranasda, TP Posyandu, dan PKK untuk Program 2027
Rico Waas Dorong Galeri Mustika Deli Jadi Pusat Promosi Produk UMKM Medan
Tiga UMKM Binaan Pertamina Raih Penghargaan UKM Pangan Award 2026
komentar
beritaTerbaru