Senin, 12 Oktober 2026

Bobby Nasution Soroti Ketimpangan Ekonomi Sumut, Kepulauan Nias Jadi Fokus Pemerataan

Senin, 12 Oktober 2026 19:35 WIB
Bobby Nasution Soroti Ketimpangan Ekonomi Sumut, Kepulauan Nias Jadi Fokus Pemerataan
Gubernur Sumut Bobby Nasution saat menghadiri pengukuhan Kepala Perwakilan BI Sumut Ameriza Ma’aruf Moesa di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, Jumat (9/10/2026).

Medan (buseronline.com) - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution menyoroti ketimpangan pertumbuhan ekonomi antarwilayah yang masih menjadi tantangan pembangunan di Sumut.

Pemerintah Provinsi Sumut bersama Bank Indonesia (BI) dan para pemangku kepentingan diharapkan dapat memperkuat kolaborasi untuk mengurangi kesenjangan, khususnya di wilayah Kepulauan Nias.

Bobby mengatakan, sekitar 10 kabupaten/kota di Sumut mencatatkan pertumbuhan ekonomi positif pada 2026. Namun, sejumlah daerah lainnya masih memiliki pertumbuhan di bawah rata-rata. Bahkan, empat kabupaten di Kepulauan Nias masih tergolong tertinggal.

"Pertumbuhan tidak begitu merata, mungkin sekitar 10 kabupaten/kota. Tantangannya di Sumut ada yang sangat baik sekali dan buruk sekali pertumbuhan ekonominya. Kita masih punya daerah tertinggal di Kepulauan Nias, mudah-mudahan kita bisa mengurangi ketimpangan itu," kata Bobby.

Hal tersebut disampaikan Bobby saat menghadiri pengukuhan Kepala Perwakilan BI Sumut Ameriza Ma'aruf Moesa di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, pada 9 Oktober 2026.

Bobby juga mengapresiasi sinergi BI, Pemprov Sumut, dan berbagai pemangku kepentingan dalam menjaga pertumbuhan ekonomi serta mengendalikan inflasi. Kolaborasi tersebut dinilai turut mendukung ketahanan ekonomi Sumut di tengah tantangan akibat bencana alam.

Ekonomi Sumut pada triwulan II 2026 tercatat tumbuh sebesar 5,06 persen secara tahunan (year-on-year/yoy), meningkat dibandingkan triwulan sebelumnya yang mencapai 4,98 persen.

"Kolaborasi Sumut, BI dan stakeholder lainnya sangat luar biasa. Kami bisa mencapai pertumbuhan ekonomi yang baik, inflasi terjaga berkat BI dan stakeholder terkait lainnya. Padahal, tahun lalu ada 18 kabupaten/kota kami yang terkena bencana. Kami sangat berterima kasih," ujar Bobby.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BI Sumut sebelumnya, Rudy Brando Hutabarat, menekankan pentingnya kolaborasi, inovasi, dan sinergi dalam menjaga stabilitas perekonomian daerah.

Menurut Rudy, ketiga aspek tersebut mendukung berbagai kebijakan pengendalian inflasi, termasuk menjaga kestabilan harga bahan pangan pada hari besar keagamaan.

"Kami menyebutnya KIS, yakni Kolaborasi, Inovasi, dan Sinergi. Kolaborasi kita sangat kuat sehingga kita bisa membuat kebijakan seperti menjaga inflasi dan menstabilkan harga daging saat hari besar," katanya.

Rudy juga menyebutkan bahwa inovasi dan kerja sama yang dilakukan turut mendukung capaian Sumut dalam pengendalian inflasi.

beritaTerkait
Bobby Nasution Dorong Jalur Laut dan Subsidi Logistik untuk Tingkatkan Ekspor UMKM Sumut ke Malaysia
Bobby Nasution Jajaki Kerja Sama Investasi dengan Jepang, Perikanan Nias Jadi Prioritas
Bobby Nasution Siapkan Beasiswa Khusus untuk Mahasiswa UMSU
Bobby Nasution Ajak IKM Sumut Perkuat Ekonomi Keumatan dan Industri Halal
Bobby Nasution Dorong Percepatan Rumah Subsidi di Sumut
Bobby Nasution dan 33 Kepala Daerah se-Sumut Teken Komitmen Bersama KPK Cegah Korupsi
komentar
beritaTerbaru