Selasa, 06 Oktober 2026

Kreakota 2026 Dorong UMKM dan Perajin Batik Pekalongan Naik Kelas

Selasa, 06 Oktober 2026 14:05 WIB
Kreakota 2026 Dorong UMKM dan Perajin Batik Pekalongan Naik Kelas
Kreakota 2026 yang digelar Pemerintah Kota Pekalongan pada 1-4 Oktober 2026 menjadi ruang promosi sekaligus pemasaran bagi pelaku ekonomi kreatif, perajin, dan UMKM lokal.
Menurutnya, keberlanjutan industri batik tidak hanya berkaitan dengan produksi dan pemasaran, tetapi juga kesejahteraan pekerja serta pengelolaan limbah.

"Harapannya batik tetap menjadi penopang ekonomi Kota Pekalongan. Tinggal ke depan bagaimana dipikirkan para pekerja, dipikirkan limbah dan sebagainya. Mudah-mudahan kesadaran dari pengrajin-pengrajin batik untuk mengelola limbah juga semakin baik," tuturnya.

Aaf menegaskan, menjaga keberlangsungan batik merupakan tanggung jawab bersama. Status Kota Pekalongan sebagai World City of Batik harus terus dijaga melalui komitmen pemerintah, masyarakat, perajin, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan.

"Kota Pekalongan sudah ditetapkan sebagai World City of Batik, tetapi ada beberapa catatan. Mudah-mudahan ke depan komitmen kita bersama, bukan hanya pemerintah, tetapi masyarakat, pengrajin, juragan, semuanya, batik dalam segala hal bisa lebih baik lagi," katanya.

Melalui Kreakota 2026, Pemkot Pekalongan berharap geliat ekonomi kreatif semakin kuat, produk lokal semakin dikenal, dan para perajin serta UMKM mampu berkembang hingga naik kelas. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Pertamina Dorong UMKM Batik Inklusif, Libatkan Penyandang Disabilitas
Pertamina SMEXPO Yogyakarta 2026 Hadirkan 47 UMKM, Perluas Akses Pasar Produk Lokal
Gubernur Jateng Dorong MES Perkuat UMKM dan Ekonomi Syariah
Galeri Mustika Deli Jadi Pusat Produk UMKM, PIA Ardhya Garini Buka Peluang Kolaborasi
Pemprov Sumut Dorong Pemda Tingkatkan Penggunaan Produk Dalam Negeri
Misi Dagang Jatim-Sumut Catat Transaksi Rp2,5 Triliun
komentar
beritaTerbaru