Jumat, 25 September 2026

Wagub Sumut Minta OPD dan BUMD Perkuat Langkah Optimalkan PAD 2026

Jumat, 25 September 2026 13:30 WIB
Wagub Sumut Minta OPD dan BUMD Perkuat Langkah Optimalkan PAD 2026
Wakil Gubernur Sumut Surya saat memimpin Rapim Akselerasi Percepatan Target Realisasi PAD Semester II Tahun 2026 di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30 Medan, Rabu (23/9/2026).

Medan (buseronline.com) - Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Surya meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) memperkuat koordinasi dan menyatukan langkah untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada Semester II Tahun 2026.

Hal itu disampaikan Surya saat memimpin Rapat Pimpinan (Rapim) Akselerasi Percepatan Target Realisasi PAD Semester II Tahun 2026 di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30 Medan, pada 23 September 2026.

Surya menegaskan, optimalisasi pendapatan daerah membutuhkan kesamaan langkah dari seluruh pihak, khususnya 15 OPD dan BUMD yang berkaitan dengan penerimaan daerah.

"Dalam optimalisasi pendapatan ini, kita harus satu bahasa dan satu langkah untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah. Terutama kepada 15 OPD dan BUMD," ujar Surya.

Untuk mendukung percepatan tersebut, Pemprov Sumut telah membentuk Tim Optimalisasi Penerimaan Retribusi Daerah. Tim ini diketuai Wagub Sumut, dengan Sekretaris Daerah sebagai sekretaris dan Kepala Badan Pendapatan Daerah sebagai koordinator.

Tim teknis juga melibatkan Bappelitbang, BKAD, Inspektorat, dan Biro Hukum. Surya meminta seluruh unsur terkait aktif mengikuti evaluasi agar berbagai kendala dalam pencapaian target penerimaan dapat segera ditindaklanjuti.

Dalam rapat tersebut, Kepala BKAD Provinsi Sumut Timur Tumanggor menyampaikan perkembangan realisasi anggaran hingga 22 September 2026.

Total pendapatan daerah telah mencapai Rp8,9 triliun atau 69,8 persen dari target Rp12,8 triliun. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang mencapai 59,06 persen.

Untuk PAD, realisasinya mencapai 59,15 persen atau sekitar Rp4,1 triliun dari target Rp6,9 triliun. Sementara pendapatan transfer telah mencapai 82,66 persen atau Rp4,8 triliun dari target Rp5,8 triliun.

Dari sisi belanja, realisasi telah mencapai 51,8 persen dari total pagu Rp12,8 triliun. Adapun penerimaan dari pajak daerah ditargetkan Rp6,2 triliun. Hingga 22 September 2026, realisasinya mencapai Rp3,5 triliun atau 56,59 persen.

Rinciannya, realisasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) mencapai 51,23 persen, Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) 65 persen, dan Pajak Air Permukaan mencapai Rp141 miliar dari target Rp147 miliar. Sementara Pajak Rokok terealisasi 50 persen.

Untuk retribusi daerah, realisasi mencapai Rp165 miliar atau 67,96 persen dari target Rp243 miliar. Sementara itu, PAD dari hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan melalui BUMD telah mencapai Rp325 miliar atau 79,7 persen dari target Rp407 miliar.

PT Bank Sumut tercatat telah menyetorkan dividen/kontribusi sebesar Rp265 miliar dari target Rp350 miliar. Selain itu, terdapat pos BUMD Bank Sumut yang telah mencapai realisasi 100 persen atau Rp45,5 miliar. Sedangkan PT PPSU mencatat realisasi 103,23 persen atau Rp6,9 miliar.

Pemprov Sumut akan terus melakukan evaluasi dan pengawasan terhadap capaian penerimaan daerah. Koordinasi antara OPD dan BUMD diharapkan semakin diperkuat agar target pendapatan daerah hingga akhir tahun anggaran 2026 dapat tercapai secara optimal. (P3)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Pemko Medan Optimalkan PAD Tanpa Semata Naikkan Tarif Pajak
Pemprov Sumut Perkuat Pengelolaan Aset Daerah untuk Dongkrak PAD
Wagub Sumut Saksikan Penandatanganan SKB RBI, Perkuat Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
KPK Dorong Penguatan PAKSI-API di Sumatera Barat
Wagub Sumut Dorong Garuda Buka Kembali Rute Kualanamu-Nias
Wagub Sumut Tegaskan Reforma Agraria Harus Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
komentar
beritaTerbaru