Jumat, 30 Oktober 2026

Pemprov Sumut Dorong HKTI Jadi Mitra Strategis Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Kamis, 10 September 2026 14:00 WIB
Pemprov Sumut Dorong HKTI Jadi Mitra Strategis Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Wakil Gubernur Sumut Surya memberikan kata sambutan dalam Musyawarah Daerah sekaligus Pelantikan DPC HKTI se-Sumut periode 2026-2031 yang digelar di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, Rabu (9/9/2026).
Ia menegaskan kekuatan HKTI berada pada struktur organisasi paling bawah, yakni kelompok tani. Oleh sebab itu, penguatan organisasi harus dimulai dari tingkat akar rumput hingga desa.

Ketua DPD HKTI Sumut Gus Irawan Pasaribu menyatakan siap berkolaborasi dengan Pemprov Sumut dan pemerintah kabupaten/kota untuk mendukung program prioritas pertanian.

Menurut Gus Irawan, pertanian harus menjadi sektor superprioritas karena memiliki peran penting terhadap perekonomian daerah dan menjadi sumber penghidupan masyarakat di sejumlah kabupaten di Sumut.

"Kita siap berkolaborasi dengan pemerintah dalam memperkuat sektor pertanian, termasuk mendorong hilirisasi komoditas unggulan seperti kakao, kelapa dan kopi," ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, turut dilantik pengurus DPD HKTI Sumut periode 2026-2031. Gus Irawan Pasaribu dipercaya sebagai Ketua, Muhammad Syah sebagai Sekretaris, dan Kamsir Aritonang sebagai Bendahara.

Pelantikan turut dihadiri Sultan Deli ke-14 Mahmud Arya Lamanjiji Perkasa Alam, sejumlah wakil kepala daerah, anggota DPRD Sumut, serta para pengurus 32 DPC HKTI se-Sumut. (P3)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Pemprov Sumut Siapkan Rp13,2 Miliar untuk Renovasi 440 Rumah Tidak Layak Huni
DPMPTSP Sumut Terbitkan 1.337 Izin Usaha, Perkuat Kemudahan Investasi
Pemprov Sumut Siapkan Penyerahan RSUD dr M Thomsen ke Pemko Gunungsitoli pada 29 Oktober
Pemprov Sumut Ajak ASN Bijak Berinvestasi dan Kelola Keuangan untuk Masa Depan
Pemprov Sumut Berikan Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan kepada 21.119 Pekerja Rentan
Pendapatan Sumut dalam P-APBD 2026 Naik Jadi Rp12,955 Triliun
komentar
beritaTerbaru