Jumat, 23 Oktober 2026

Pemerintah Dorong Investasi Berkualitas untuk Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi

Senin, 07 September 2026 16:50 WIB
Pemerintah Dorong Investasi Berkualitas untuk Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi
Wamenkeu RI Suahasil Nazara memberikan kata sambutan dalam JP Morgan Investment Forum bertajuk “Financing Indonesia’s Growth Agenda Amid Fiscal Constraints” di Jakarta, Rabu (2/9/2026).

Jakarta (buseronline.com) - Pemerintah terus berupaya mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia ke tingkat yang lebih tinggi di tengah tantangan ekonomi global.

Dilansir dari laman Kemkeu, penguatan investasi berkualitas dan mobilisasi pembiayaan jangka panjang menjadi salah satu strategi pemerintah untuk meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga stabilitas fiskal.

Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) RI Suahasil Nazara mengatakan meski menghadapi ketidakpastian global, fundamental ekonomi Indonesia dan kondisi fiskal nasional masih tergolong kuat. Hal itu menjadi modal penting untuk mempertahankan momentum pertumbuhan ekonomi.

Hal tersebut disampaikan Suahasil dalam JP Morgan Investment Forum bertajuk "Financing Indonesia's Growth Agenda Amid Fiscal Constraints" di Jakarta, pada 2 September 2026.

"Ekonomi Indonesia terbukti cukup tangguh dan memiliki ketahanan tinggi. Tingkat pertumbuhan pada semester pertama mencapai 5,45 persen secara tahunan, sementara angka inflasi terkini berada di level 3,2 persen," ujar Suahasil.

Menurutnya, pemerintah tidak hanya ingin meningkatkan jumlah investasi, tetapi juga mendorong investasi yang berkualitas dan memberikan dampak terhadap peningkatan produktivitas ekonomi.

"Untuk bergerak menuju jalur pertumbuhan yang lebih tinggi, kita membutuhkan investasi yang lebih kuat dan berkualitas, yang pada akhirnya meningkatkan produktivitas," katanya.

Untuk menciptakan iklim investasi yang semakin kondusif, pemerintah terus melakukan berbagai langkah, antara lain deregulasi, penyelesaian hambatan investasi, pemberian kepastian kebijakan, serta peningkatan produktivitas.

Pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, kata Suahasil, membutuhkan peningkatan modal, kapasitas produksi, nilai tambah, dan produktivitas ekonomi secara luas.

Pemerintah juga mendorong sinergi antara Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Danantara, dan sektor swasta dalam mendukung pembiayaan pertumbuhan ekonomi.

APBN akan tetap berfungsi menciptakan ruang bagi pertumbuhan sekaligus memberikan perlindungan kepada masyarakat. Sementara itu, Danantara bersama mitra dan sektor swasta diharapkan dapat memperbesar mobilisasi investasi dan pembiayaan jangka panjang.

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Densus 88 dan Disdik DKI Gelar Workshop Sekolah Ramah Anak, Cegah Radikalisme dan Cyberbullying
Kapolri Suyudi Ario Seto Silaturahmi ke MUI, Perkuat Sinergi Jaga Keamanan dan Kerukunan
Rumah Pendidikan Hadirkan Pembelajaran Interaktif, Bantu Guru dan Siswa di SMA Negeri 80 Jakarta
Wamenkeu Juda Agung Tekankan Kredibilitas Fiskal untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Kemenkes: Kesehatan Jiwa Jadi Kunci Peningkatan Kualitas SDM Indonesia
Kemenkes Ajak Keluarga Rangkul Neurodivergent, 9 dari 10 Penderita Depresi Belum Terjangkau Layanan Kesehatan
komentar
beritaTerbaru