Rabu, 02 September 2026

Bobby Nasution Wacanakan Penurunan PKB di Daerah Tertentu untuk Pemerataan PAD

Rabu, 02 September 2026 16:45 WIB
Bobby Nasution Wacanakan Penurunan PKB di Daerah Tertentu untuk Pemerataan PAD
Gubernur Sumut Bobby Nasution foto bersama dengan lainnya dalam Rapat Koordinasi Optimalisasi PAD dan Penyaluran DBH Pajak Provinsi kepada Kabupaten/Kota se-Sumut yang digelar di Aula Raja Inal Siregar, Senin (31/8/2026).

Medan (buseronline.com) - Gubernur Sumut Bobby Nasution mewacanakan penyesuaian atau penurunan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di sejumlah daerah sebagai upaya mendorong pemerataan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Sumut.

Wacana tersebut disampaikan Bobby dalam Rapat Koordinasi Optimalisasi PAD dan Penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak Provinsi kepada Kabupaten/Kota se-Sumut yang digelar di Aula Raja Inal Siregar, pada 31 Agustus 2026.

Bobby mengatakan, penerapan kebijakan opsen PKB membuat penerimaan pajak kendaraan bermotor lebih langsung diterima oleh kabupaten/kota sesuai dengan potensi masing-masing daerah.

Kondisi tersebut, menurutnya, dapat menimbulkan kesenjangan penerimaan antara daerah yang memiliki jumlah kendaraan bermotor tinggi dengan daerah yang jumlah kendaraannya relatif sedikit.

"Yang paling banyak tentunya Kota Medan dan Kabupaten Deliserdang. Karena dengan kebijakan opsen ini, penerimaan itu langsung masuk untuk kabupaten/kota. Kalau dahulu dibagi ke daerah lain, tetapi sekarang sesuai jumlahnya," ujar Bobby.

Untuk mengatasi ketimpangan tersebut, Bobby membuka kemungkinan adanya kebijakan penyesuaian tarif PKB di daerah tertentu. Dengan tarif yang lebih rendah, masyarakat diharapkan tidak hanya memilih membeli atau mendaftarkan kendaraannya di daerah yang memiliki jumlah kendaraan tinggi.

"Makanya bagaimana jika di daerah tertentu untuk kendaraan itu pajaknya kita rendahkan. Sehingga tidak semua orang membeli mobil ke Medan, misalnya," katanya.

Menurut Bobby, kebijakan tersebut dapat menjadi salah satu alternatif untuk menarik masyarakat agar membeli atau mendaftarkan kendaraan di daerah lain. Dengan demikian, potensi penerimaan dari sektor PKB diharapkan dapat tersebar secara lebih merata.

Selain membahas PKB, Bobby juga menyoroti capaian PAD Sumut. Berdasarkan data Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumut, hingga Agustus 2026 realisasi penerimaan mencapai 55,41 persen dari target Rp6,96 triliun atau sekitar Rp3,86 triliun.

Bobby menilai capaian tersebut cukup baik, namun masih diperlukan upaya percepatan agar target penerimaan dapat mencapai 100 persen hingga akhir tahun.

"Sampai Agustus memang capaiannya cukup bagus. Tetapi kalau dihitung untuk bulan ini, nampaknya harus dipacu lagi agar bisa kita capai 100 persen hingga akhir tahun," jelasnya.

Ia pun meminta pemerintah kabupaten dan kota di Sumut meningkatkan kerja sama dalam mengoptimalkan PAD. Pemprov Sumut juga tengah mencari sumber penerimaan lain, salah satunya melalui rencana peluncuran Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) bidang olahraga pada November mendatang.

Sementara itu, Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri Agus Fatoni mengapresiasi langkah Gubernur Bobby Nasution dalam menginisiasi rapat koordinasi tersebut.

Fatoni menyebut peningkatan PAD Sumut merupakan capaian yang membanggakan. Namun, masih terdapat sejumlah sumber penerimaan yang dapat dioptimalkan, seperti dana transfer pemerintah pusat, BUMD, BLUD, pemanfaatan Barang Milik Daerah (BMD), CSR, Baznas, hingga alokasi anggaran kementerian dan lembaga.

Ia menegaskan bahwa optimalisasi penerimaan, khususnya dari sektor PKB, membutuhkan kolaborasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota.

"Kerja sama dan kolaborasi dalam peningkatan PKB ini sangat penting antara Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota. Realisasinya kita harapkan bisa terus dipacu," kata Fatoni.

Menurutnya, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam meningkatkan penerimaan daerah sehingga diperlukan dukungan seluruh pihak yang terlibat dalam pengelolaan pajak dan pendapatan daerah.

Dalam kegiatan tersebut, Agus Fatoni juga menyerahkan piagam penghargaan kepada Gubernur Bobby Nasution sebagai bentuk apresiasi atas upaya peningkatan PAD di Sumut.

Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri Komisaris Utama Jasa Raharja Aan Suhanan, Direktur Utama Jasa Raharja M Awaluddin, Ketua Baznas Sumut M Hatta, Pj Sekdaprov Sumut Timur Tumanggor, para bupati/wali kota se-Sumut, serta pimpinan OPD Pemprov Sumut. (P3)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Pemprov Sumut dan DPRD Perkuat Sinergi Susun Arah Pembangunan 2027
Kemendikdasmen Salurkan Rp4,18 Miliar untuk Pulihkan 71 LKP Terdampak Banjir di Aceh dan Sumut
Pemprov Sumut Dorong GAMKI Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah
Pemprov Sumut Pastikan Perubahan APBD 2026 Berorientasi pada Kepentingan Masyarakat
Pemprov Sumut Siapkan Program Kampung Kreatif Sumut Berkah, Dorong Pemerataan Pembangunan Desa
Wagub Sumut Surya Ikuti Jalan Santai HUT ke-33 RS Adam Malik
komentar
beritaTerbaru