Medan (buseronline.com) - Gubernur Sumut Bobby Nasution mewacanakan penyesuaian atau penurunan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di sejumlah daerah sebagai upaya mendorong pemerataan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Sumut.
Wacana tersebut disampaikan Bobby dalam Rapat Koordinasi Optimalisasi PAD dan Penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak Provinsi kepada Kabupaten/Kota se-
Sumut yang digelar di Aula Raja Inal Siregar, pada 31 Agustus 2026.
Bobby mengatakan, penerapan kebijakan opsen PKB membuat penerimaan pajak kendaraan bermotor lebih langsung diterima oleh kabupaten/kota sesuai dengan potensi masing-masing daerah.
Kondisi tersebut, menurutnya, dapat menimbulkan kesenjangan penerimaan antara daerah yang memiliki jumlah kendaraan bermotor tinggi dengan daerah yang jumlah kendaraannya relatif sedikit.
"Yang paling banyak tentunya Kota Medan dan Kabupaten Deliserdang. Karena dengan kebijakan opsen ini, penerimaan itu langsung masuk untuk kabupaten/kota. Kalau dahulu dibagi ke daerah lain, tetapi sekarang sesuai jumlahnya," ujar Bobby.
Untuk mengatasi ketimpangan tersebut, Bobby membuka kemungkinan adanya kebijakan penyesuaian tarif PKB di daerah tertentu. Dengan tarif yang lebih rendah, masyarakat diharapkan tidak hanya memilih membeli atau mendaftarkan kendaraannya di daerah yang memiliki jumlah kendaraan tinggi.
"Makanya bagaimana jika di daerah tertentu untuk kendaraan itu pajaknya kita rendahkan. Sehingga tidak semua orang membeli mobil ke Medan, misalnya," katanya.
Menurut Bobby, kebijakan tersebut dapat menjadi salah satu alternatif untuk menarik masyarakat agar membeli atau mendaftarkan kendaraan di daerah lain. Dengan demikian, potensi penerimaan dari sektor PKB diharapkan dapat tersebar secara lebih merata.
Selain membahas PKB, Bobby juga menyoroti capaian PAD Sumut. Berdasarkan data Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumut, hingga Agustus 2026 realisasi penerimaan mencapai 55,41 persen dari target Rp6,96 triliun atau sekitar Rp3,86 triliun.
Bobby menilai capaian tersebut cukup baik, namun masih diperlukan upaya percepatan agar target penerimaan dapat mencapai 100 persen hingga akhir tahun.
"Sampai Agustus memang capaiannya cukup bagus. Tetapi kalau dihitung untuk bulan ini, nampaknya harus dipacu lagi agar bisa kita capai 100 persen hingga akhir tahun," jelasnya.
Ia pun meminta pemerintah kabupaten dan kota di
Sumut meningkatkan kerja sama dalam mengoptimalkan PAD. Pemprov
Sumut juga tengah mencari sumber penerimaan lain, salah satunya melalui rencana peluncuran Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) bidang olahraga pada November mendatang.
Sementara itu, Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri Agus Fatoni mengapresiasi langkah Gubernur Bobby Nasution dalam menginisiasi rapat koordinasi tersebut.
Fatoni menyebut peningkatan PAD
Sumut merupakan capaian yang membanggakan. Namun, masih terdapat sejumlah sumber penerimaan yang dapat dioptimalkan, seperti dana transfer pemerintah pusat, BUMD, BLUD, pemanfaatan Barang Milik Daerah (BMD), CSR, Baznas, hingga alokasi anggaran kementerian dan lembaga.
beritaTerkait
komentar