Selasa, 13 Oktober 2026

Inflasi Medan Juli 2026 Terendah di Sumut, Pemko Perkuat Pengendalian Harga

Jumat, 28 Agustus 2026 11:35 WIB
Inflasi Medan Juli 2026 Terendah di Sumut, Pemko Perkuat Pengendalian Harga
Kepala Bagian Perekonomian Setda Kota Medan Muhammad Reza Hanafi.

Medan (buseronline.com) - Pengendalian inflasi di Kota Medan menunjukkan hasil positif. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi month to month (mtm) Kota Medan pada Juli 2026 tercatat hanya 0,05 persen, menjadi yang terendah dibandingkan delapan daerah Indeks Harga Konsumen (IHK) di Sumatera Utara (Sumut).

Kepala Bagian Perekonomian Setda Kota Medan Muhammad Reza Hanafi mengatakan inflasi year to date (ytd) hingga Juli 2026 tercatat sebesar 0,96 persen. Sementara itu, inflasi year on year (yoy) berada di angka 4,11 persen. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan inflasi Sumut yang tercatat sebesar 4,20 persen.

Capaian inflasi Kota Medan pada Juli juga mengalami perbaikan dibandingkan bulan sebelumnya. Pada Juni 2026, inflasi bulanan Medan mencapai 0,18 persen, sedangkan inflasi tahunan berada di angka 4,65 persen.

Meski demikian, sejumlah komoditas strategis masih menjadi penyumbang tekanan terhadap inflasi tahunan. Komoditas tersebut antara lain emas perhiasan, bensin, cabai merah, angkutan udara, serta sejumlah bahan pangan.

Di bawah kepemimpinan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bersama Wakil Wali Kota Medan H Zakiyuddin Harahap, Pemerintah Kota Medan terus memperkuat berbagai langkah pengendalian harga dan menjaga ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat.

Editor
: Administrator
beritaTerkait
TPID Sumut Intervensi Pasar, Harga Cabai Merah Turun Jadi Rp55 Ribu per Kg
Medan dan Malaysia Perkuat Peluang Kerja Sama Ekonomi dan Investasi
Pemko Medan Perkuat Pendampingan Keluarga Berisiko Stunting hingga Tingkat Kelurahan
PWPM Gelar Pelatihan Fotografi, Pemko Medan Dorong Generasi Muda Promosikan Wajah Positif Kota
Rico Waas akan Ditabalkan Marga Ginting, Sebut Sebagai Amanah Jaga Budaya Karo
Inflasi Sumut Terendah Keempat Nasional, Capai 2,71 Persen
komentar
beritaTerbaru