Kapasitas PLTS 100 GWp ditargetkan dapat dibangun dalam waktu tiga tahun sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan dan kemandirian energi nasional.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan program tersebut diperkirakan membutuhkan investasi sekitar 73 miliar dolar AS atau lebih dari Rp1.140 triliun.
Program PLTS 100 GWp juga diproyeksikan menciptakan sekitar 5,52 juta lapangan kerja serta menghasilkan efisiensi subsidi energi sekitar Rp73,9 triliun per tahun.
Khusus PLTS Terapung Gajah Mungkur, area panel surya akan menempati kurang dari 5 persen dari luas Waduk Gajah Mungkur yang mencapai sekitar 5.600 hektare.
Tata letak panel disiapkan dengan mempertimbangkan perubahan muka air waduk. Jalur aktivitas masyarakat dan nelayan juga tetap dipertahankan agar pembangunan pembangkit tidak mengganggu kegiatan di kawasan tersebut.
Pada tahap konstruksi, proyek PLTS Terapung Gajah Mungkur diperkirakan membutuhkan sekitar 150 hingga 250 tenaga pendukung. Tenaga kerja tersebut berpeluang direkrut dari masyarakat lokal melalui kontraktor yang terlibat dalam pembangunan proyek. (R)
beritaTerkait
komentar