Ia mengingatkan bahwa hubungan antara guru dan murid tidak berakhir setelah siswa lulus dari sekolah. "Kalau nanti sudah lulus, tamat, kalian bekerja, berusaha, sukses, ingat kepada guru kalian, jangan pernah kalian katakan itu bekas guru," pesan Surya.
Sementara itu, Kepala SMKN 1 Teluk Dalam Theresia Junita Halawa mengatakan, pelaksanaan
PUBG memberikan manfaat nyata bagi para siswa dan orang tua. Dengan pembebasan SPP, beban biaya pendidikan yang selama ini ditanggung orang tua menjadi lebih ringan.
"Program unggulan Pak Gubernur tentang PUBG pembebasan SPP untuk sekolah, tahun ini untuk Kepulauan Nias terkhusus SMKN 1 Teluk Dalam juga sudah. Tentu program ini sangat bermanfaat kepada anak kita, karena tidak ada lagi pungutan SPP. Jadi anak kita 100 persen gratis," ujar Junita.
Kunjungan
Wagub Sumut tersebut turut dihadiri Bupati
Nias Selatan Sokhiatulo Laia serta sejumlah pimpinan OPD Pemprov Sumut.
Program pendidikan gratis ini diharapkan dapat memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kepulauan Nias, sehingga mampu mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. (P3)
beritaTerkait
komentar