Selasa, 11 Agustus 2026

ESDM Tetapkan KCAG di Klaten, Jadi Landasan Pengembangan Geopark

Selasa, 11 Agustus 2026 09:45 WIB
ESDM Tetapkan KCAG di Klaten, Jadi Landasan Pengembangan Geopark
Penyerahan SK oleh perwakilan Kementerian ESDM kepada Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Ruang Badan Anggaran DPRD Klaten, Jumat (7/8/2026).

Klaten (buseronline.com) - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan sejumlah situs geologi di Kabupaten Klaten sebagai Kawasan Cagar Alam Geologi (KCAG).

Dilansir dari laman Jatengprov, penetapan tersebut menjadi landasan hukum bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten untuk menata dan mengembangkan kawasan konservasi geologi, sekaligus mendukung rencana pengembangan Geopark Klaten.

Penetapan KCAG Kabupaten Klaten tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Menteri ESDM Nomor 306.K/GL.01/MEM.G/2026 tentang Penetapan KCAG Kabupaten Klaten. SK tersebut diserahkan oleh perwakilan Kementerian ESDM kepada Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Ruang Badan Anggaran DPRD Klaten, Jumat.

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menyambut baik penetapan tersebut. Menurutnya, KCAG menjadi salah satu tahapan penting dalam proses mewujudkan Geopark Klaten.

"Geoparknya semoga segera terwujud sehingga bisa menjadi sebuah kawasan wisata baru minat khusus geologi yang kemudian bisa menimbulkan multiple effect bagi peningkatan perekonomian masyarakat," ujar Hamenang.

Menurutnya, pengembangan kawasan geologi tidak hanya berorientasi pada sektor pariwisata dan ekonomi. Aspek konservasi juga menjadi hal penting untuk memastikan warisan geologi yang telah terbentuk selama jutaan tahun tetap terjaga.

"Yang tidak kalah penting bagaimana kita konservasi wilayah, bagaimana kita menjaga dan melestarikan warisan geologi yang telah berusia jutaan tahun," katanya.

Hamenang menjelaskan, gagasan pengembangan Geopark Klaten telah dimulai sejak 2021. Hingga saat ini, Pemkab Klaten terus melakukan berbagai tahapan untuk mematangkan rencana tersebut.

"Ini menambah semangat kami untuk menuju goal kami yaitu Klaten menjadi punya kawasan Geosite Heritage yang kemudian bisa menjadi Geopark," ungkapnya.

Ia menyebut proses menuju terwujudnya Geopark Klaten memang membutuhkan waktu panjang. Namun, seluruh tahapan terus dilakukan secara bertahap.

"Memang perjalanannya panjang, sudah kita mulai dari 2021, sudah berjalan lima tahun. Tapi step by step kita lalui. Sehingga ini selain menjadi kado di Hari Jadi Klaten ke-222 juga menambah motivasi dan semangat lagi," paparnya.

Sementara itu, Kepala Pusat Air Tanah dan Geologi Tata Lingkungan (PATGTL) Badan Geologi Kementerian ESDM Agus Cahyono Adi mengatakan, KCAG merupakan wilayah yang ditetapkan dengan fungsi utama untuk melindungi objek geologi yang terbentuk secara alami.

Ia menegaskan, penetapan KCAG bukan merupakan tahap akhir, melainkan menjadi dasar bagi pemerintah daerah untuk mengembangkan kawasan tersebut secara berkelanjutan.

"Penetapan KCAG ini bukan langkah akhir, namun akan menjadi landasan untuk mengembangkan kawasan ini," kata Agus.

Dengan penetapan tersebut, Pemkab Klaten memiliki dasar dalam mengembangkan kawasan konservasi geologi sekaligus mengoptimalkan potensi geowisata.

Pengembangan Geopark Klaten diharapkan tidak hanya menjaga warisan geologi, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Presiden Prabowo Bahas Program Strategis Energi Bersama Menteri ESDM Bahlil Lahadalia
Nawal Yasin Gaungkan Gerakan Anti Bullying di Sekolah
Polri Bentuk Satgas Tertibkan Illegal Drilling di Sejumlah Wilayah
Pemprov Sumut Intensifkan Pengawasan dan Operasi Pasar untuk Tekan Kenaikan Harga
Resmi Ditutup, Posko Nasional ESDM Nataru 2025–2026 Berjalan Lancar di Bawah Pengawalan Pertamina
Capaian On Stream PPC-01 Lampaui Target, PHE Jambi Merang Raih Apresiasi Wamen ESDM
komentar
beritaTerbaru