Rabu, 05 Agustus 2026

Bobby Nasution: Sumut Siap Jadi Pusat Fashion Indonesia Lewat Pengembangan Ulos

Rabu, 05 Agustus 2026 08:40 WIB
Bobby Nasution: Sumut Siap Jadi Pusat Fashion Indonesia Lewat Pengembangan Ulos
Gubernur Sumut Bobby Nasution saat menghadiri penutupan Indonesia Fashion Week 2026 bertema "Ulos Simetria" di Jakarta, Minggu (2/8/2026).

Jakarta (buseronline.com) - Gubernur Sumut Bobby Nasution menegaskan komitmen Sumut untuk menjadi salah satu pusat fashion Indonesia melalui pengembangan wastra tradisional, khususnya ulos.

Menurutnya, kekayaan budaya yang dimiliki Sumut menjadi modal besar untuk menggerakkan perekonomian daerah sekaligus memperkuat industri mode nasional hingga ke tingkat internasional.

Pernyataan tersebut disampaikan Bobby saat menghadiri penutupan Indonesia Fashion Week 2026 bertema "Ulos Simetria" di Jakarta, Minggu. Ajang tersebut dinilai sukses memperkenalkan kekayaan budaya Sumatera Utara kepada masyarakat nasional maupun dunia.

"Sumut siap menjadi daerah fashion Indonesia. Kami yakin warisan budaya yang kami miliki mampu membangkitkan ekonomi masyarakat Sumut sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, khususnya di sektor fashion," ujar Bobby.

Ia optimistis perpaduan motif tradisional ulos dengan sentuhan kreatif para desainer modern akan menjadi daya tarik tersendiri di panggung mode internasional. Menurutnya, Indonesia Fashion Week 2026 menjadi langkah awal bagi Sumut untuk memperluas kolaborasi dengan industri fashion dunia.

Pemerintah Provinsi Sumut, lanjut Bobby, juga siap mendukung promosi budaya melalui pengembangan wastra sebagai bagian dari identitas daerah.

Selain wastra, Bobby turut mempromosikan kekayaan kuliner Sumut yang telah dikenal luas. Dengan nada bercanda, ia menyebut makanan khas Sumut hanya memiliki dua rasa, yakni "enak" dan "enak sekali".

Sementara itu, Widiyanti Putri Wardhana mengaku terkesan dengan tradisi pembuatan ulos yang masih terjaga di kawasan Danau Toba. Menurutnya, ulos bukan sekadar kain tradisional, melainkan bagian dari kehidupan masyarakat Batak yang terus diwariskan dari generasi ke generasi.

"Di balik setiap lembar ulos terdapat tangan-tangan terampil para perempuan Batak yang dengan penuh ketekunan menjaga tradisi itu tetap hidup. Inilah yang membuat sebuah destinasi memiliki karakter yang kuat dan tidak mudah ditiru," katanya.

Widiyanti menilai kekayaan budaya seperti ulos menjadi fondasi penting dalam membangun citra pariwisata Indonesia. Ia berharap Indonesia Fashion Week terus menjadi ajang yang menginspirasi sekaligus menarik lebih banyak wisatawan untuk mengenal budaya Indonesia.

Di kesempatan yang sama, Poppy Dharsono mengatakan tema "Ulos Simetria" mengandung makna bahwa kemajuan industri mode harus berjalan seiring dengan pelestarian budaya.

"Selama lima hari kita telah menyaksikan kreativitas terbaik anak bangsa, kolaborasi, serta inovasi yang semakin memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu kekuatan mode di kawasan maupun dunia," ujar Poppy.

Melalui Indonesia Fashion Week 2026, ulos tidak hanya ditampilkan sebagai warisan budaya, tetapi juga sebagai simbol kreativitas dan inovasi yang diharapkan mampu membawa industri fashion Indonesia semakin dikenal di pasar internasional. (P3)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Kualanamu-Mandailing Natal Kini Terhubung Penerbangan Langsung, Bobby Nasution: Pangkas Waktu Tempuh dan Dorong Ekonomi
Bobby Nasution Apresiasi Siswi Labuhanbatu Peraih Emas Olimpiade Sains Internasional
DWP Sumut Gandeng Fisipol USU Tingkatkan Mutu Pendidikan Sekolah Binaan
Realisasi PAD Sumut Capai 50,01 Persen, Bapenda Optimistis Target 2026 Tercapai
Bobby Nasution Minta OJK Sumut Perkuat Industri Halal dan Dorong Ekonomi Daerah
Sumut Bersiap Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Voli Putri Asia U-20 2027
komentar
beritaTerbaru