Bandung (buseronline.com) - Pemerintah Kota (Pemko) Bandung menegaskan komitmennya memperkuat pengelolaan lingkungan, infrastruktur, dan pelayanan publik melalui sejumlah program strategis dalam Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025.
Dilansir dari laman Jabarprov, komitmen tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Bandung Erwin saat menyampaikan jawaban atas pandangan fraksi-fraksi DPRD Kota Bandung dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Bandung, Jumat.
Menurut Erwin, Pemko Bandung telah menyiapkan berbagai langkah untuk menjawab isu-isu strategis yang menjadi perhatian DPRD. Salah satunya melalui penambahan ruang terbuka hijau dengan penyerahan prasarana, sarana, dan utilitas (PSU) serta pengadaan lahan.
Di sektor pengelolaan sampah, Pemkot Bandung akan memperkuat digitalisasi layanan bank sampah, mengembangkan Kawasan Bebas Sampah (KBS), serta meningkatkan edukasi pemilahan sampah dari sumber.
Sementara itu, upaya pengendalian banjir dilakukan melalui pembangunan sumur resapan, sumur imbuhan, taman resapan, saluran vegetasi ramah lingkungan, serta pemeliharaan drainase secara berkelanjutan.
Untuk mengatasi kemacetan,
Pemko Bandung mendorong integrasi transportasi antarmoda yang terhubung dengan rencana pembangunan Light Rail Transit (LRT) dan Bus Rapid Transit (BRT). Integrasi tersebut mencakup jaringan layanan, kelembagaan, hingga sistem pembayaran digital guna mendukung mobilitas masyarakat.
beritaTerkait
komentar