Sabtu, 11 Juli 2026

Menkeu: Pengelolaan Kas Negara Bisa Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

Sabtu, 11 Juli 2026 10:36 WIB
Menkeu: Pengelolaan Kas Negara Bisa Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi
Menkeu RI Purbaya Yudhi Sadewa saat memberikan kuliah umum di PKN STAN, Tangerang Selatan, Jumat (10/7/2026).

Jakarta (buseronline.com) - Menteri Keuangan (Menkeu) RI Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pengelolaan kas negara dapat menjadi instrumen baru pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Menurutnya, kebijakan fiskal ke depan tidak hanya bertumpu pada belanja negara, tetapi juga pada optimalisasi manajemen kas pemerintah. Hal tersebut disampaikan Menkeu saat memberikan kuliah umum di Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN, Tangerang Selatan, Jumat.

Purbaya menjelaskan, kontribusi belanja pemerintah terhadap aktivitas ekonomi nasional hanya sekitar 7 hingga 10 persen. Sementara sekitar 90 persen aktivitas ekonomi lainnya berasal dari sektor swasta.

"Manajemen uang pemerintah bisa mempengaruhi ekonomi Indonesia secara signifikan. Itu bisa menghidupkan 90 persen ekonomi selain belanja langsung yang hanya 7-10 persen," kata Purbaya dilansir dari laman Kemkeu.

Untuk mendukung upaya tersebut, pemerintah menempatkan sebagian dana negara yang sebelumnya tersimpan di Bank Indonesia ke sistem perbankan nasional.

Langkah ini dilakukan untuk memperkuat likuiditas perbankan sehingga bank memiliki kapasitas yang lebih besar dalam menyalurkan kredit kepada dunia usaha dan masyarakat.

Menurut Menkeu, kebijakan tersebut juga membantu meningkatkan base money (M0) dan mendukung transmisi kebijakan moneter tanpa mengganggu independensi Bank Indonesia.

Ia mengungkapkan, pemerintah telah menempatkan dana sebesar Rp400 triliun di perbankan, terutama saat aktivitas ekonomi mengalami perlambatan pada Mei dan Juni tahun ini.

"Jadi saya taruh di perbankan Rp400 triliun, itu akan memperkuat kondisi likuiditas perbankan sehingga mereka bisa memberikan kredit dan ekonominya bisa tumbuh lagi," ujarnya.

Purbaya menegaskan, ke depan pemerintah akan terus mengoptimalkan pengelolaan kas negara sebagai instrumen pendukung pertumbuhan ekonomi. Dengan likuiditas yang terjaga, diharapkan aktivitas ekonomi dapat terus bergerak dan pertumbuhan ekonomi nasional semakin kuat. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
APBN Semester I 2026 Tetap Sehat, Pendapatan Negara Tumbuh Positif
Menkeu: APBN 2026 Jadi Investasi Strategis Bangun SDM Unggul Menuju Indonesia Emas 2045
APBN Jawa Tengah Tetap Terjaga, Menkeu Purbaya Tinjau Program Prioritas Pemerintah di Semarang
Pemerintah Tempatkan Dana Rp400 Triliun di Himbara, Menkeu Yakin Kredit Tumbuh hingga 15 Persen
Indonesia Tawarkan Lima Strategi Perkuat Kemitraan Ekonomi dengan Korea Selatan
Menkeu Purbaya Sidak Perusahaan Baja Asal Tiongkok di Pulogadung
komentar
beritaTerbaru