Rabu, 26 Agustus 2026

Kapolri Salurkan 80 Ton Pupuk Batu Bara untuk Lima Kelompok Tani di Riau

Jumat, 10 Juli 2026 14:45 WIB
Kapolri Salurkan 80 Ton Pupuk Batu Bara untuk Lima Kelompok Tani di Riau
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyalurkan bantuan sebanyak 80 ton pupuk batu bara Futuraplus Presisi kepada lima kelompok tani di Provinsi Riau saat meninjau pabrik PT Bursatani Futura Andyta di Kabupaten Kampar, Rabu (8/7/2026).

Kampar (buseronline.com) - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyalurkan bantuan sebanyak 80 ton pupuk batu bara Futuraplus Presisi kepada lima kelompok tani di Provinsi Riau saat meninjau pabrik PT Bursatani Futura Andyta di Kabupaten Kampar, Rabu.

Dilansir dari laman Humas Polri, penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis kepada perwakilan kelompok tani penerima, kemudian dilanjutkan dengan pelepasan (flag off) truk pengangkut pupuk. Bantuan sebanyak 80 ton tersebut dipilih sebagai simbol peringatan 80 Tahun Polri untuk Masyarakat.

Lima kelompok tani penerima bantuan tersebut yakni UPJA Paduka dari Kabupaten Rokan Hulu, Kelompok Tani Bangun Rejeki dari Kabupaten Pelalawan, Kelompok Tani Saibone dari Kecamatan Tambang, Kelompok Tani Piber dari Kabupaten Kampar, serta Kelompok Tani Ayu Makmur dari Kabupaten Siak.

Bantuan pupuk ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Selain menjaga keamanan dan kelancaran distribusi pangan, Polri juga berupaya hadir secara langsung membantu petani melalui pemenuhan kebutuhan sarana produksi pertanian.

Pupuk yang disalurkan merupakan produk hasil kerja sama PT Bursatani Futura Andyta dengan Polri. Pupuk batu bara Futuraplus Presisi dikembangkan dengan kandungan yang disesuaikan dengan kebutuhan kelompok tani mitra Polri sehingga diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian.

Sebelum menyerahkan bantuan, Kapolri meninjau operasional pabrik PT Bursatani Futura Andyta di Sungai Pinang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar. Dalam kunjungan tersebut, Kapolri menerima paparan dari Direktur Utama perusahaan mengenai proses produksi dan manfaat pupuk Futuraplus Presisi.

Pabrik tersebut memiliki kapasitas produksi mencapai 24 ton per hari atau sekitar 480 ton per bulan. Pupuk diproduksi dari batu bara berkalori rendah yang tidak terserap industri pembangkit listrik tenaga uap (PLTU), kemudian diolah menjadi pupuk dengan kandungan asam humat, C-organik, serta unsur hara makro dan mikro.

Kandungan tersebut diyakini dapat memperbaiki kualitas tanah, meningkatkan aktivitas biologis tanah, dan menjaga keberlanjutan produktivitas pertanian. Kehadiran pupuk ini juga diharapkan menjadi alternatif bagi petani untuk meningkatkan hasil panen sekaligus mengurangi ketergantungan pada jenis pupuk tertentu.

Kegiatan ini menunjukkan peran Polri yang semakin luas dalam mendukung pembangunan nasional, tidak hanya di bidang keamanan, tetapi juga dalam memperkuat ketahanan pangan dan membantu petani menghadapi berbagai tantangan produksi. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Kapolri Tinjau Bakti Kesehatan Polri, Layani 1.000 Pekerja dan Masyarakat
Presiden Prabowo Apresiasi Sinergi Penanganan Karhutla di Riau
Kapolri: Keselamatan Masyarakat Jadi Prioritas Utama Penanganan Gempa NTT
Kapolri Tinjau Posko Pengungsi di Manggarai Tengah, Pastikan Kebutuhan Korban Gempa Terpenuhi
Kapolri Hadiri Pertemuan Pimpinan Negara, Perkuat Koordinasi Keamanan Nasional
Kapolri Beri Ruang Tiga Anak Tampilkan Bakat dan Sampaikan Cita-Cita
komentar
beritaTerbaru