Rabu, 24 Juni 2026

Pemko Bandung Perketat Pengawasan Harga MinyaKita dan Salurkan Bantuan Pangan ke 60 Ribu KK

Rabu, 24 Juni 2026 15:38 WIB
Pemko Bandung Perketat Pengawasan Harga MinyaKita dan Salurkan Bantuan Pangan ke 60 Ribu KK
Pemko Bandung memperketat pengawasan harga minyak goreng MinyaKita di pasaran serta memastikan penyaluran bantuan pangan dari Badan Pangan Nasional tepat sasaran kepada sekitar 60 ribu kepala keluarga.

Bandung (buseronline.com) - Pemerintah Kota (Pemko) Bandung memperketat pengawasan harga minyak goreng MinyaKita di pasaran serta memastikan penyaluran bantuan pangan dari Badan Pangan Nasional tepat sasaran kepada sekitar 60 ribu kepala keluarga.

Dilansir dari laman Jabarprov, langkah ini dilakukan sebagai upaya menjaga stabilitas inflasi daerah dan melindungi daya beli masyarakat.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyampaikan bahwa pengawasan harga dilakukan secara rutin di pasar tradisional dan jalur distribusi untuk memastikan harga MinyaKita tetap sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).

Ia menegaskan pentingnya pengendalian harga di tengah dinamika pasar kebutuhan pokok. Menurut Farhan, MinyaKita tidak sepenuhnya bersubsidi.

Sekitar 30 persen distribusinya dikendalikan oleh Perum Bulog, sementara 70 persen lainnya mengikuti mekanisme pasar. Kondisi ini membuat pemerintah daerah perlu melakukan pemantauan berkelanjutan agar harga tetap stabil dan terjangkau.

Selain pengawasan harga, Pemkot Bandung juga menyiapkan penyaluran bantuan pangan berupa MinyaKita dan beras SPHP bagi masyarakat penerima manfaat.

Program ini merupakan bagian dari kebijakan Badan Pangan Nasional untuk memperkuat ketahanan pangan dan membantu keluarga berpenghasilan rendah.

Farhan menyebutkan, sekitar 60 ribu kepala keluarga di Kota Bandung akan menerima bantuan tersebut secara bertahap. Ia menegaskan pemerintah akan memastikan distribusi berjalan tepat sasaran serta sesuai kebutuhan masyarakat.

Pemko Bandung berharap kebijakan pengawasan harga dan bantuan pangan ini dapat menjaga stabilitas ekonomi daerah sekaligus meringankan beban masyarakat yang rentan terhadap fluktuasi harga kebutuhan pokok. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Pemko Bandung Gelar Penyuluhan Hukum Terpadu di Enam Kelurahan
Pemko Bandung Tekankan UHC Bukan Sekadar Program Berobat Gratis
Sensus Ekonomi 2026 Jadi Kompas Pembangunan Bandung Satu Dekade ke Depan
Bandung dan Kotawaringin Timur Jalin Kerja Sama Strategis Tingkatkan PAD dan Digitalisasi Layanan
Wali Kota Bandung Dorong Warga Jaga Kesehatan Fisik dan Mental Lewat Olahraga
Harga Kedelai Tembus Rp11.000 per Kilogram, Pemko Bandung Fokus Jaga Produksi Tahu dan Tempe
komentar
beritaTerbaru