Selasa, 16 Juni 2026

BRICS Buka Peluang Modernisasi Pertanian dan Perkuat Ketahanan Pangan Indonesia

Selasa, 16 Juni 2026 14:40 WIB
BRICS Buka Peluang Modernisasi Pertanian dan Perkuat Ketahanan Pangan Indonesia
Pertemuan Menteri Pertanian BRICS Presidensi India 2026 yang berlangsung di Indore, India, pada 12-13 Juni 2026.

Indore (buseronline.com) - Indonesia berpeluang memperkuat ketahanan pangan nasional melalui percepatan modernisasi pertanian, peningkatan produktivitas, serta pengembangan sistem pertanian berkelanjutan melalui kerja sama negara-negara BRICS.

Dilansir dari laman Kementan, peluang tersebut mengemuka dalam Pertemuan Menteri Pertanian BRICS Presidensi India 2026 yang berlangsung di Indore, India, pada 12-13 Juni 2026.

Pertemuan bertema Building for Resilience, Innovation, Cooperation, and Sustainability itu menghasilkan deklarasi bersama yang menegaskan komitmen negara-negara BRICS dalam memperkuat ketahanan pangan global, meningkatkan kesejahteraan petani kecil, perempuan, dan generasi muda, serta memperluas kerja sama di bidang inovasi, teknologi, perdagangan, dan pembangunan pertanian berkelanjutan.

Delegasi Indonesia dipimpin Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian Ali Jamil yang mewakili Menteri Pertanian RI. Dalam forum tersebut, Indonesia menyatakan dukungan terhadap penguatan kerja sama di bidang sistem perbenihan, sarana produksi pertanian, sumber daya genetik tanaman, dan pertanian digital.

"Indonesia sangat menghargai Pertemuan Para Menteri Pertanian BRICS ini sebagai platform penting untuk memperkuat kerja sama menuju sistem pertanian dan pangan yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan," ujar Ali Jamil.

Menurutnya, hasil pertemuan membuka berbagai peluang strategis bagi Indonesia, termasuk perluasan kerja sama riset, inovasi, dan alih teknologi melalui BRICS Agricultural Research Platform (BARP), serta penguatan kolaborasi di bidang benih, pupuk, sumber daya genetik, dan sarana produksi pertanian melalui BRICS AGRIN.

Deklarasi BRICS juga membuka peluang kerja sama dalam pengembangan pertanian digital, pemanfaatan kecerdasan buatan (AI), pemantauan pertanian berbasis satelit, serta layanan penyuluhan digital untuk mendukung modernisasi sektor pertanian.

Selain itu, negara-negara BRICS mendorong penguatan kerja sama di bidang keamanan pangan, standar sanitari dan fitosanitari (SPS), sertifikasi digital, serta pengembangan pertanian tahan iklim, agroekologi, dan pertanian regeneratif.

Di sela-sela pertemuan, delegasi Indonesia melakukan pertemuan bilateral dengan Afrika Selatan dan India. Bersama Afrika Selatan, Indonesia sepakat memperkuat kerja sama teknis untuk meningkatkan standar mutu dan keamanan pangan serta memperluas akses pasar komoditas pertanian unggulan kedua negara.

Sementara dengan India, Indonesia membahas potensi kerja sama penyediaan benih gandum dan bawang putih, program peningkatan kapasitas, pengembangan pertanian digital, hingga hilirisasi gambir melalui peningkatan kapasitas petani di Indonesia.

Hasil Pertemuan Menteri Pertanian BRICS 2026 dinilai sejalan dengan kebijakan Kementerian Pertanian yang saat ini fokus pada percepatan swasembada pangan melalui peningkatan produktivitas, modernisasi pertanian, penguatan sarana produksi, serta pemanfaatan inovasi dan teknologi.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa modernisasi pertanian melalui teknologi, mekanisasi, dan penguatan kapasitas petani menjadi kunci dalam menjaga ketahanan pangan nasional di tengah tantangan perubahan iklim dan dinamika pangan global.

"Modernisasi pertanian menjadi kunci dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Dengan teknologi, produktivitas meningkat, indeks pertanaman naik, biaya produksi turun, dan kesejahteraan petani terdorong meningkat," ujar Amran.

Melalui kerja sama BRICS, Indonesia diharapkan dapat memperluas akses terhadap inovasi, teknologi, investasi, dan pasar guna mendukung transformasi sektor pertanian yang lebih maju, efisien, berdaya saing, dan berkelanjutan. (R)

Editor
: Administrator
Tags
beritaTerkait
Indonesia Surplus Pupuk, Pemerintah Buka Peluang Ekspor ke India
Indonesia Perkuat Ketahanan Pangan di Tengah Ancaman Krisis Global
Timnas Indonesia U-23 Kalah Tipis 1-2 dari India, Jadi Evaluasi Jelang SEA Games 2025
komentar
beritaTerbaru