Selasa, 18 Agustus 2026

SNT 13 Bolaang Mongondow Jadi Harapan Baru bagi Pelajar Berprestasi di Sulawesi Utara

Selasa, 18 Agustus 2026 17:45 WIB
SNT 13 Bolaang Mongondow Jadi Harapan Baru bagi Pelajar Berprestasi di Sulawesi Utara
Kehadiran SNT 13 Bolaang Mongondow menjadi harapan baru bagi pelajar berprestasi di Sulawesi Utara untuk mengembangkan kemampuan dan meraih prestasi lebih tinggi.

Bolaang Mongondow (buseronline.com) - Kehadiran Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) 13 Bolaang Mongondow menjadi harapan baru bagi pelajar berprestasi di Sulawesi Utara untuk mengembangkan kemampuan dan meraih prestasi lebih tinggi.

Dilansir dari laman Kemendikdasmen, SNT 13 Bolaang Mongondow merupakan salah satu dari 17 SNT yang diluncurkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI di berbagai daerah di Indonesia.

Salah satu murid yang kini menempuh pendidikan di SNT 13 Bolaang Mongondow adalah Al Fizrah Hasan. Ia dikenal memiliki prestasi di bidang matematika.

Dalam dua tahun terakhir, Fizrah berhasil menorehkan prestasi pada Olimpiade Sains Nasional (OSN) Matematika tingkat Kabupaten Bolaang Mongondow. Pada 2024, ia meraih Juara 2, kemudian berhasil menjadi Juara 1 pada 2025.

Bergabung dengan SNT 13 Bolaang Mongondow membuat Fizrah semakin termotivasi untuk mengembangkan prestasinya. Ia terus berlatih, belajar, dan menerapkan disiplin waktu.

"Dengan bersekolah di SNT saya merasa dapat meningkatkan prestasi yang saya miliki. Dan juga adanya dukungan tutor dan fasilitas yang baik, saya yakin prestasi itu akan bertambah ke tingkat yang lebih tinggi," ungkap Fizrah.

Tak hanya bidang akademik, SNT 13 Bolaang Mongondow juga menjadi wadah bagi murid yang memiliki bakat di bidang olahraga.

Salah satunya adalah Wahyu Mokodongan. Pada 2025, Wahyu berhasil menembus skuad utama Sulawesi Utara untuk mengikuti turnamen sepak bola tingkat nasional.

Wahyu berharap dukungan sekolah dan fasilitas yang tersedia dapat membantunya meningkatkan kemampuan hingga mampu berprestasi di tingkat nasional bahkan internasional.

"Saya berharap bisa mendapatkan dukungan penuh dari sekolah dan dapat difasilitasi untuk meningkatkan prestasi saya ke depannya," tutur Wahyu.

Kepala SNT 13 Bolaang Mongondow, Budiardjo Mamonto, mengatakan sekolah memberikan perhatian terhadap karakteristik dan potensi setiap peserta didik.

Menurutnya, pemetaan karakteristik murid penting dilakukan agar proses pembelajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan konteks kehidupan mereka.

"Dari aspek kognitif, sejumlah murid menunjukkan perkembangan kecerdasan naturalis yang baik. Mereka cenderung lebih mudah memahami materi melalui pengalaman nyata, praktik lapangan, dan pembelajaran kontekstual dibandingkan dengan pendekatan yang sepenuhnya bersifat abstrak," jelas Budiardjo.

Ia menegaskan, perbedaan latar belakang, kondisi geografis, maupun potensi peserta didik tidak boleh menjadi penghambat dalam memperoleh pendidikan yang berkualitas.

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Bosnia-Herzegovina Taklukkan Qatar 3-1, Jaga Asa Lolos ke Babak Gugur
Swiss Hancurkan Bosnia 4-1, Manzambi Jadi Pembeda di Babak Kedua
Kemendikdasmen Gelar Sosialisasi EKKA 2026 untuk Siapkan Talenta AI Muda
Kanada Gagal Menang, Ditahan Bosnia-Herzegovina 1-1 di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Tim U-17 Indonesia Lanjutkan Tren Positif di Laga Uji Coba
Dua Siswa SMA Wilayah VI Lolos ke OSN Tingkat Nasional
komentar
beritaTerbaru