Sabtu, 13 Juni 2026

WIITEX 2026 Siap Digelar, Jabar Bidik Perluasan Pasar Ekspor Teh, Kopi, dan Kakao

Kamis, 11 Juni 2026 19:10 WIB
WIITEX 2026 Siap Digelar, Jabar Bidik Perluasan Pasar Ekspor Teh, Kopi, dan Kakao
Kepala Disperindag Jawa Barat Nining Yuliastiani dalam kegiatan BEJA Vol. 18 di Gedung Sate, Selasa (9/6/2026).

Bandung (buseronline.com) - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jawa Barat akan menggelar West Java International Industry and Trade Expo (WIITEX) 2026 pada 12-14 Juni 2026 di Summarecon Mall Bandung.

Dilansir dari laman Jabarprov, pameran internasional perdana ini mengangkat tema "The Golden Belt of Java: Coffee, Tea and Cocoa for the Future" sebagai upaya memperkuat posisi produk unggulan Jawa Barat di pasar global.

Kepala Disperindag Jawa Barat Nining Yuliastiani mengatakan, tema tersebut dipilih karena teh, kopi, dan kakao merupakan komoditas unggulan daerah yang memiliki kualitas premium dan daya saing tinggi di pasar ekspor.

"Ini merupakan pameran perdana yang kami selenggarakan. Tema ini dipilih karena ketiga produk tersebut memiliki kualitas premium dan daya saing luar biasa dalam perdagangan global maupun ekspor dari Jawa Barat," ujar Nining dalam kegiatan BEJA (Bewara Jawa Barat) Vol. 18 di Gedung Sate, Selasa.

Nining menjelaskan, WIITEX 2026 akan menghadirkan berbagai kegiatan, mulai dari pameran produk unggulan, business matching, talkshow, pelatihan ekspor, hingga workshop produk. Melalui agenda tersebut, pelaku usaha diharapkan dapat memperluas jaringan bisnis dan membuka peluang pasar baru.

Sebanyak 42 pembeli dari 11 negara dijadwalkan hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya berasal dari Malaysia, Thailand, Filipina, Pakistan, Amerika Serikat, Mesir, dan Arab Saudi. Selain itu, sejumlah pengusaha dari Jerman juga akan mengikuti kegiatan secara daring.

Menurut Nining, kehadiran para pembeli internasional tersebut diharapkan dapat mendorong peningkatan ekspor komoditas unggulan Jawa Barat sekaligus membuka peluang kerja sama baru bagi para pelaku usaha.

"Kegiatan ini tentunya akan membuka pasar global produk teh, kopi, dan kakao dari Jawa Barat. Akan tercipta kolaborasi dan kerja sama bagi 72 komunitas pelaku usaha yang hadir dalam 19 booth yang telah melalui proses kurasi," katanya.

Selain temu bisnis, WIITEX 2026 juga akan menjadi momentum pelepasan ekspor kopi Jawa Barat sebanyak dua kontainer ke Mesir. Pengunjung pun dapat menikmati berbagai sajian kopi dan teh khas Jawa Barat sembari mengenal sejarah serta perkembangan komoditas tersebut.

Data Disperindag Jabar menunjukkan, kinerja ekspor komoditas perkebunan terus tumbuh. Pada 2025, nilai ekspor kakao Jawa Barat mencapai USD 680 juta dengan volume sekitar 72 juta ton. Sementara ekspor kopi mencapai 5,3 juta ton senilai USD 33,8 juta dan ekspor teh sekitar 21 juta ton dengan nilai USD 33 juta.

Sementara itu, Analis Perdagangan Ahli Madya sekaligus Ketua Tim Perkebunan Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kementerian Perdagangan RI, Irman Adi Purwanto Moefthi, menyatakan pemerintah pusat memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan WIITEX 2026.

Editor
: Administrator
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru