Kamis, 18 Juni 2026

Mendikdasmen Resmikan International Class Program di SD Aisyiyah Multilingual Darussalam Kudus

Kamis, 18 Juni 2026 19:20 WIB
Mendikdasmen Resmikan International Class Program di SD Aisyiyah Multilingual Darussalam Kudus
Mendikdasmen Abdul Mu'ti, meresmikan peluncuran ICP di SD Aisyiyah Multilingual Darussalam, Kudus, Jawa Tengah, Sabtu (13/6/2026).

Kudus (buseronline.com) - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti, meresmikan peluncuran International Class Program (ICP) di SD Aisyiyah Multilingual Darussalam, Kudus, Jawa Tengah, Sabtu.

Dilansir dari laman Kemendikdasmen, program yang dikembangkan melalui kerja sama dengan Cambridge University Press and Assessment tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat kompetensi global peserta didik sejak usia dini.

Peresmian program ini merupakan bagian dari upaya menghadirkan pendidikan berkualitas berstandar internasional yang tetap dapat diakses masyarakat luas.

Dalam sambutannya, Mendikdasmen menegaskan bahwa kelas internasional sejalan dengan arah kebijakan pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan nasional.

"Kami berharap dibukanya kelas internasional di sekolah ini dapat menjadi solusi dan inspirasi bagi anak-anak Indonesia untuk mencapai cita-cita mereka, serta menyiapkan diri sejak dini dengan berbagai kemampuan yang dibutuhkan, khususnya kemampuan berbahasa dan kompetensi global lainnya," ujar Abdul Mu'ti.

Ia juga menilai kehadiran ICP mencerminkan semangat Partisipasi Semesta dalam pendidikan. Menurutnya, keterlibatan masyarakat dan lembaga pendidikan swasta sangat penting dalam mendukung visi pemerintah mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua.

"Program-program seperti ini, yang diselenggarakan oleh lembaga pendidikan swasta, sangat membantu program pemerintah. Sesuai visi Pendidikan Bermutu untuk Semua, masyarakat dapat berpartisipasi dan berkontribusi melalui penyelenggaraan pendidikan yang berkualitas," katanya.

Sementara itu, Country Head Cambridge University Press and Assessment Indonesia, Sonya Tobing, menyampaikan bahwa peluncuran program tersebut merupakan bagian dari komitmen jangka panjang Cambridge dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.

Menurut Sonya, kolaborasi antara sekolah, pendidik, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam membekali peserta didik dengan pengetahuan, keterampilan, dan kepercayaan diri untuk menghadapi tantangan global tanpa kehilangan identitas nasional.

"Kami merasa terhormat dapat memperkuat kolaborasi ini dan mendukung visi sekolah dalam menghadirkan pendidikan internasional yang berkualitas. Kami optimistis kemitraan ini akan memberikan manfaat jangka panjang bagi peserta didik, guru, orang tua, dan masyarakat," ujarnya.

Kepala SD Aisyiyah Multilingual Darussalam Kudus, Amrina Faatihatun Nisa, menjelaskan bahwa tantangan pendidikan masa depan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan akademik, tetapi juga keterampilan berkomunikasi lintas budaya, penguasaan bahasa internasional, literasi digital, kreativitas, dan karakter yang kuat.

Ia menuturkan bahwa International Class Program dirancang untuk membekali peserta didik dengan wawasan global sekaligus memperkuat identitas kebangsaan sejak dini.

"Program ini kami hadirkan bukan sekadar agar peserta didik mampu berbahasa asing, tetapi juga agar mereka memiliki wawasan global tanpa kehilangan identitas dan kecintaan terhadap tanah air," tutur Amrina.

Melalui program ini, SD Aisyiyah Multilingual Darussalam Kudus berharap dapat mencetak generasi muda yang mampu bersaing di tingkat global sekaligus tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya dan jati diri bangsa Indonesia. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Pendidikan Seni Sejak Dini Dinilai Penting untuk Tumbuh Kembang Anak
Edukasi Kesehatan Mental Santri Diperkuat untuk Cegah Bullying dan Kekerasan
Revitalisasi Sekolah dan Kesejahteraan Guru Jadi Fokus Pemerintah Tingkatkan Mutu Pendidikan
Investasi Rp15 Triliun Masuk Kendal, Kawasan Industri EV Diproyeksikan Serap 10 Ribu Tenaga Kerja
Kemendikdasmen Perkuat Kolaborasi Regional untuk Pendidikan Inklusif dan Berbasis Bukti
Wagub Jateng Tekankan Pentingnya Pendidikan Akhlak Sejak Usia Dini
komentar
beritaTerbaru