Kepala SD Aisyiyah Multilingual Darussalam Kudus, Amrina Faatihatun Nisa, menjelaskan bahwa tantangan pendidikan masa depan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan akademik, tetapi juga keterampilan berkomunikasi lintas budaya, penguasaan bahasa internasional, literasi digital, kreativitas, dan karakter yang kuat.
Ia menuturkan bahwa International Class Program dirancang untuk membekali peserta didik dengan wawasan global sekaligus memperkuat identitas kebangsaan sejak dini.
"Program ini kami hadirkan bukan sekadar agar peserta didik mampu berbahasa asing, tetapi juga agar mereka memiliki wawasan global tanpa kehilangan identitas dan kecintaan terhadap tanah air," tutur Amrina.
Melalui program ini, SD Aisyiyah Multilingual Darussalam Kudus berharap dapat mencetak generasi muda yang mampu bersaing di tingkat global sekaligus tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya dan jati diri bangsa Indonesia. (R)
beritaTerkait
komentar