Jumat, 21 Agustus 2026

Polda Sumut Masih Periksa AKBP AH

Kamis, 27 April 2023 13:45 WIB
Polda Sumut Masih Periksa AKBP AH
Kombes Pol Hadi Wahyudi.
Medan (buseronline.com) - Polda Sumut masih terus lakukan serangkaian pemeriksaan AKBP AH buntut penganiayaan yang dilakukan anaknya.

Hal tersebut disebutkan Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi saat dikonfirmasi wartawan terkait kasus pemeriksaan AKBP AH.

"Kita masih terus memeriksa AKBP AH dan keterkaitannya terhadap penganiayaan yang dilakukan anaknya," kata Hadi.

Ia menyebut Polda Sumut sudah memeriksa AH serta menggeledah rumah AH dan mengumpulkan bukti-bukti termasuk CCTV.

"Kediaman AKBP AH sudah digeledah serta mengumpulkan semua bukti-bukti akan adanya senjata laras panjang seperti yang disebutkan korban dan recorder CCTV di rumah tersebut," ujar Hadi.

Penggeledahan rumah AKBP AH di Jalan Karya, Medan Helvetia dipimpin Direskrimum Polda Sumut, Kombes Sumaryono, Rabu (26/4/2023).

Saat disinggung, apakah ada unsur kesengajaan CCTV yang disita rusak, Hadi menjawab tidak.

"Tidak, menurut istri AKBP AH, CCTV yang ada di rumah tersebut sudah lama rusak. Namun begitu pun, kita tetap membawa recorder CCTV," ucapnya.

Sementara saat ditanya untuk kepemilikan gudang solar yang diduga oplosan, Hadi enggan berkomentar.

"Kita masih memeriksa apakah gudang itu milik AH dan digunakan pengoplos solar. Makanya kita bersama pihak Pertamina turun ke lokasi untuk memastikan. Kita belum bisa cepat menyimpulkan," ungkapnya.

Diketahui gudang yang diduga milik AH digeledah Polda Sumut melalui Penyidik Subdit IV/Tipidter dipimpin Kasubdit IV/Tipidter Dit Reskrimsus Polda Sumut, Kompol Jerico bersama pihak Pertamina.

Di dalam gudang yang berjarak puluhan meter dari kediaman AKBP AH Jalan Karya Dalam/Sinumba Raya, Lingkungan X, Kelurahan Helvetia Timur, Kecamatan Medan Helvetia ditemukan tiga unit tangki berukuran besar dan dua sepeda motor jenis sport, Kamis (27/4/2023).

Kemudian saat ditanya mengenai kekayaan AH hasil penulusuran PPATK yang berjumlah puluhan miliar rupiah, Hadi menyebut belum mendapat laporannya.

"Saya belum mendapat laporannya, untuk hal itu coba nanti berkoordinasi dengan pihak PPATK," pungkasnya.
Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
10 Selongsong Peluru Ditemukan Usai Gangguan Tembakan di Asologaima
Hari Anak Merdeka 2026 di Cigugur, Kemendikdasmen Ajak Murid Rukun dan Berani Bermimpi
Lebih dari 150 Ribu Warga Padati Istana Merdeka Rayakan HUT ke-81 RI
Kantor PWI Sumut Kembali Dibobol Maling, Pipa Tembaga AC Dicuri
Pemprov Sumut Dorong Budaya Menabung Sejak Dini bagi Generasi Muda
Kemenkes Bangun Rumah Sakit Lapangan di Ruteng, Siapkan 100 Tempat Tidur untuk Korban Gempa
komentar
beritaTerbaru