Medan (buseronline.com) - Pemerintah Kota (Pemko) Medan terus mematangkan kesiapan infrastruktur menjelang Piala AFF U-19 2026. Salah satu langkah yang dilakukan adalah meninjau Lapangan Sepak Bola Kebun Bunga di Kecamatan Medan Petisah, Selasa.
Peninjauan tersebut dipimpin Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, bersama Gubernur Sumut Bobby Nasution. Kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi lokasi strategis yang berpotensi dijadikan tempat latihan bagi tim peserta.
Rico Waas menyampaikan, Lapangan Kebun Bunga memiliki keunggulan dari sisi lokasi karena berada di pusat kota dan didukung fasilitas di sekitarnya. Menurutnya, hal ini menjadi nilai tambah dalam mendukung mobilitas tim.
“Lapangan ini berada di tengah kota, fasilitas di sekelilingnya juga cukup baik. Ini bisa menjadi opsi tambahan untuk tempat latihan,” ujar Rico Waas usai peninjauan.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa Lapangan Cadika masih menjadi pilihan utama karena telah lebih dulu memenuhi standar. Sementara itu, Lapangan Kebun Bunga disiapkan sebagai alternatif apabila telah melalui proses peningkatan kualitas.
Berdasarkan hasil pantauan, kondisi rumput dan fasilitas di Lapangan Kebun Bunga masih memerlukan perawatan intensif agar sesuai standar internasional. Pemerintah Kota Medan pun berkomitmen segera melakukan pembenahan.
“Kondisinya memang butuh perawatan. Dalam satu dua hari ke depan akan kami matangkan rencana perbaikannya agar progresnya berjalan baik,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya, dan Tata Ruang (Perkimcikataru) Kota Medan Jhon Ester Lase menyampaikan bahwa pihaknya saat ini fokus pada peningkatan kualitas lapangan, khususnya pada sektor rumput.
Ia menjelaskan, sebelumnya telah disiapkan dua opsi lokasi latihan, yakni Lapangan Cadika dan Lapangan Kebun Bunga. Lapangan Cadika telah memenuhi standar PSSI, sementara Kebun Bunga masih dalam tahap perbaikan.
“Kendala utama di Kebun Bunga adalah kondisi lapangan. Kami sudah berkoordinasi dan meminta bantuan tenaga ahli yang direkomendasikan oleh PSSI untuk penanganannya,” jelas Jhon.
Ia menargetkan proses perawatan atau treatment rumput dapat diselesaikan dalam waktu sekitar 30 hari. Jika rampung sesuai target, Lapangan Kebun Bunga akan diajukan sebagai venue latihan resmi.
Selain itu, lokasi lapangan yang dekat dengan Stadion Teladan dinilai menjadi keunggulan tersendiri dalam mendukung operasional tim selama turnamen berlangsung.
Dari sisi pembiayaan, Jhon memastikan dukungan penuh dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Medan. Ia juga menegaskan adanya sinergi dengan Pemerintah Provinsi Sumut untuk mempercepat proses pengerjaan.
“Kita optimis, apalagi ada dukungan dari provinsi. Fokus kita adalah menyukseskan AFF agar kesempatan ini tidak lepas dari Kota Medan,” pungkasnya. (P3)
Editor
: Nicolas Simanjuntak
beritaTerkait
komentar