Kamis, 21 Mei 2026

Dukung Program Rico Waas, UMKM Muda Medan Siap Naik Kelas dari Jualan Rumahan

Minggu, 29 Maret 2026 10:12 WIB
Dukung Program Rico Waas, UMKM Muda Medan Siap Naik Kelas dari Jualan Rumahan
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas (tengah) menunjukkan produk UMKM saat menghadiri kegiatan Pelatihan UMKM Bangkit: Strategi Digital untuk Pemulihan UMKM Kota Medan di Hotel Karibia Boutique, Medan, Jumat (27/3/2026). (Dok/Portal Medan)

Medan (buseronline.com) - Semangat pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Medan untuk naik kelas kian terlihat, seiring dorongan program prioritas Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas yang menitikberatkan pada penguatan UMKM melalui pelatihan dan digitalisasi.


Salah satu kisah inspiratif datang dari Adela Zahra Aulia atau Adel, pelaku UMKM muda yang merintis usaha camilan berbahan dasar pisang “Dilola Snack” sejak masa pandemi COVID-19. Usahanya bermula dari skala rumahan dengan memanfaatkan media online untuk menjangkau konsumen.


“Saya awalnya jualan dari rumah saja, mulai dari masa Covid. Promosi ke teman-teman, pelan-pelan belajar bisnis, dibantu juga sama kakak,” ujar Adel saat ditemui dalam kegiatan Pelatihan UMKM Bangkit: Strategi Digital untuk Pemulihan UMKM Kota Medan yang digelar Pemko Medan bekerja sama dengan platform marketplace Lazada di Hotel Karibia Boutique, Jalan Timor, Jumat.


Di usia yang masih 17 tahun, Adel mengaku memilih berwirausaha sebagai langkah untuk mandiri sekaligus mengembangkan potensi diri. Ia menilai masih banyak generasi muda yang ragu memulai usaha.


“Motivasi saya, dari muda kita sudah mulai usaha, supaya ke depan bisa lebih sukses. Jangan cuma diam di rumah,” katanya.


Seiring waktu, usaha yang dirintisnya terus berkembang. Saat ini, Adel mampu memproduksi sekitar 100 hingga 200 bungkus camilan, menyesuaikan dengan permintaan pasar.


Ia juga menyambut positif pelatihan strategi digital yang digelar pemerintah, karena dinilai memberikan wawasan baru dalam mengembangkan usaha secara lebih profesional.


“Pelatihan ini sangat bermanfaat. Kita jadi belajar bagaimana mengembangkan bisnis supaya lebih baik lagi,” ungkapnya.


Adel mengaku semakin termotivasi setelah mendengar langsung dorongan dari Wali Kota Medan agar pelaku UMKM berani naik kelas. Menurutnya, keberhasilan usaha membutuhkan proses bertahap yang dibarengi dengan konsistensi dan tekad kuat.


“Termotivasi sekali. UMKM itu memang tidak langsung besar, tapi pelan-pelan bisa naik kelas,” ujarnya.


Ke depan, ia berharap usahanya dapat berkembang lebih luas, baik dari sisi produksi maupun pemasaran, khususnya melalui pemanfaatan platform digital yang kini semakin berkembang.


Tak hanya fokus pada usahanya sendiri, Adel juga mengajak generasi muda lainnya untuk berani memulai dan tidak takut mencoba hal baru di dunia wirausaha.


“Walaupun masih muda, harus tetap berjuang. Jangan hanya diam di rumah,” tambahnya.


Dilansir dari laman Portal Medan, kisah Adel menjadi potret nyata bangkitnya UMKM di Kota Medan yang mulai bertransformasi ke arah yang lebih modern dan adaptif. Dengan dukungan pelatihan digital serta program berkelanjutan dari pemerintah daerah, UMKM diharapkan tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga tumbuh sebagai kekuatan ekonomi yang berdaya saing.


Ke depan, sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan platform digital diharapkan semakin memperkuat ekosistem UMKM, sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara inklusif dan berkelanjutan. (R)

Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Densus 88 Polri Gelar Rakernis 2026, Fokus Antisipasi Radikalisme Digital pada Anak dan Remaja
Sekolah Rakyat di Kabupaten Bekasi Mulai Beroperasi Juli 2026
150 Siswa Jabar Jalani Pendidikan Karakter Pancawaluya di Mako TNI Cilandak
Pemprov Jabar Pastikan Siswa Kurang Mampu Tetap Bisa Sekolah pada SPMB 2026
Polda Sumsel dan Divhumas Polri Perkuat Mitigasi El Nino Hadapi Ancaman Karhutla
41 Apoteker Baru Perkuat Layanan Kesehatan di Garut
komentar
beritaTerbaru