Medan (buseronline.com) - PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP SBU) bekerja sama dengan Yayasan Baitul Maal PLN (YBM PLN) menggelar kegiatan Doa dan Dzikir Bersama Peduli Disabilitas Netra bagi penyintas bencana alam di Sumatera pada Selasa.
Kegiatan ini merupakan wujud komitmen PLN dalam menghadirkan kepedulian sosial yang inklusif bagi kelompok rentan.
Acara yang berlangsung di Aula Lantai 5 Kantor PLN UIP SBU ini dihadiri oleh General Manager PLN UIP SBU, Dewanto, yang diwakili jajaran manajemen PLN, Vice President HCBP Area 1 Muhamad Ali, Ketua PIKK PLN UIP SBU Rina Dewanto, Ketua Umum YBM PLN Sulistyo Biantoro, Presiden Rumah Aspirasi Tuna Netra Indonesia (RATI) KH Arief Pribadi, Ketua Umum Ikatan Tunanetra Muslim Indonesia (ITMI) Yogi Madsuni, serta Ketua ITMI Wilayah Sumatera Utara, Nofal.
Dalam kegiatan ini, PLN dan YBM PLN menyalurkan bantuan berupa santunan uang tunai, paket sembako, serta Al-Qur’an Braille kepada 100 penyandang tunanetra Muslim yang terdampak bencana banjir di Sumatera dan tergabung dalam ITMI.
Rangkaian acara diawali dengan pembacaan Al-Qur’an Braille, dzikir bersama, doa, dan tausiyah sebagai penguatan mental serta spiritual bagi peserta.
Ketua Umum YBM PLN, Sulistyo Biantoro, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan amanah dari para muzakki dan insan PLN yang dihimpun melalui YBM PLN untuk disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Kami berharap doa dan dzikir bersama ini menjadi penguat batin sekaligus pengingat bahwa dalam setiap ujian terdapat hikmah. Bantuan yang diberikan diharapkan meringankan beban serta menjadi bagian dari proses pemulihan yang inklusif dan berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum ITMI Yogi Madsuni mengapresiasi perhatian PLN dan YBM PLN terhadap penyandang tunanetra terdampak bencana.
“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan. Semoga sinergi ini terus berlanjut dan memberikan manfaat luas bagi penyandang disabilitas netra di berbagai wilayah,” katanya.
General Manager PLN UIP SBU, Dewanto, menegaskan kegiatan ini bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang berkelanjutan.
“PLN tidak hanya menghadirkan keandalan pasokan listrik, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk hadir dan memberi manfaat bagi masyarakat, terutama kelompok rentan. Melalui kegiatan ini, kami berharap memberikan dukungan moral dan spiritual agar para penyintas tetap kuat, sabar, dan optimistis dalam proses pemulihan. Ke depan, PLN akan terus memperkuat sinergi dan menghadirkan program sosial yang inklusif serta berkelanjutan,” jelasnya.
Melalui kegiatan Doa dan Dzikir Bersama Peduli Disabilitas Netra, PLN UIP SBU bersama YBM PLN menegaskan komitmen mereka dalam menghadirkan program tanggung jawab sosial dan lingkungan yang berorientasi pada prinsip inklusivitas, keberlanjutan, dan kebermanfaatan bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya kelompok rentan dalam situasi kebencanaan. (P3)
beritaTerkait
komentar