Tarutung (buseronline.com) - Bupati Tapanuli Utara Jonius Taripar Parsaoran (JTP) Hutabarat menegaskan pentingnya disiplin kerja, kesiapsiagaan aparatur, serta kemampuan beradaptasi terhadap pola kepemimpinan dalam mendukung efektivitas pelayanan publik dan pelaksanaan program prioritas pemerintah.
Penegasan tersebut disampaikan Bupati saat memimpin apel pagi gabungan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, Senin.
Kegiatan itu turut dihadiri Wakil Bupati Deni Parlindungan Lumbantoruan, Sekretaris Daerah Henry Sitompul, serta seluruh jajaran aparatur sipil negara (ASN).
Dalam arahannya, Bupati menekankan bahwa pelayanan kepada masyarakat menuntut respons cepat dan kesiapan penuh dari seluruh perangkat daerah, termasuk kesiapsiagaan bekerja di luar hari kerja dalam situasi mendesak.
“Pelayanan publik dan penanganan persoalan daerah membutuhkan respons cepat. Kedisiplinan, kehadiran, dan soliditas pimpinan serta jajaran perangkat daerah sangat menentukan kinerja pemerintahan,” ujar JTP.
Memasuki Tahun Anggaran 2026, Bupati meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) segera menyesuaikan perencanaan kerja serta mempercepat pergeseran anggaran. Hal itu menyusul kebijakan pengembalian dana Transfer ke Daerah (TKD) bagi wilayah terdampak bencana.
Ia menegaskan, pergeseran anggaran harus difokuskan pada program yang berdampak langsung bagi masyarakat, terutama penanganan bencana.
“Waktu kita sangat singkat. Saya harapkan seluruh OPD segera menyesuaikan perencanaan, pastikan kegiatan benar-benar menyentuh masyarakat dengan prioritas pada penanganan bencana,” tegasnya.
Selain itu, Bupati juga mengingatkan pentingnya validitas data dalam penanganan pascabencana, khususnya terkait pembangunan hunian sementara (huntara), hunian tetap (huntap), serta penyusunan rencana induk rehabilitasi dan rekonstruksi. Ia meminta seluruh perangkat daerah bekerja serius dan terkoordinasi agar program berjalan tepat sasaran.
Dalam kesempatan tersebut, JTP juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara untuk mendukung arahan Presiden Republik Indonesia, terutama dalam pengelolaan kebersihan lingkungan melalui program SAITAPAIAS, penguatan budaya gotong royong, serta pelibatan aktif camat dan lurah.
Ia meminta OPD memperkuat koordinasi lintas sektor, mematangkan kesiapan program strategis, serta meningkatkan pendokumentasian kegiatan sebagai bagian dari penguatan bank data daerah.
Melalui langkah-langkah tersebut, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara berharap percepatan pembangunan daerah dapat berjalan optimal sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. (Galung)
beritaTerkait
komentar