Jumat, 22 Mei 2026

Samakan Persepsi Pembangunan, Bupati Taput Dorong Inovasi dan Kreativitas Perangkat Daerah

Jumat, 30 Januari 2026 12:22 WIB
Samakan Persepsi Pembangunan, Bupati Taput Dorong Inovasi dan Kreativitas Perangkat Daerah
Bupati JTP Hutabarat saat memimpin Rakor se-jajaran Pemkab Taput, Jumat (30/01/2026).
Tarutung (buseronline.com) - Bupati Tapanuli Utara (Taput) Dr JTP Hutabarat SSi MSi menekankan pentingnya penyeragaman pemahaman dan persepsi arah pembangunan di seluruh jajaran perangkat daerah guna mempercepat realisasi program kerja pemerintah.

Penegasan tersebut disampaikannya saat memimpin Rapat Koordinasi Perangkat Daerah se-jajaran Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara di Tarutung, Jumat. Menurutnya, kesamaan visi dan pola pikir tidak hanya diperlukan di level kepala dinas, tetapi juga hingga kepala bidang dan pejabat teknis.

“Penyeragaman pemahaman ini sangat penting agar percepatan pencapaian program pembangunan dapat berjalan efektif. Kita harus menyamakan persepsi, adaptif terhadap perubahan, dan berani meninggalkan pola pikir lama,” ujar JTP.

Ia menjelaskan, keterbatasan fiskal daerah menjadi tantangan serius dalam menjalankan program pembangunan. Dari total APBD Kabupaten Tapanuli Utara sekitar Rp1,3 T, hanya sekitar Rp600 M yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan yang berdampak langsung kepada masyarakat.

Kondisi tersebut, kata dia, menuntut adanya terobosan melalui kolaborasi lintas sektor di luar pemerintah daerah.

“Untuk mengatasi keterbatasan tersebut, kita harus membuka ruang kolaborasi dengan pihak swasta, diaspora, CSR, pemerintah provinsi, maupun pemerintah pusat. Kita harus mendukung penuh kehadiran investor yang ingin mengembangkan usahanya di Kabupaten Tapanuli Utara. Perizinan jangan dipersulit,” tegasnya.

Bupati juga mendorong setiap pimpinan perangkat daerah untuk menjadi pemimpin yang inspiratif, inovatif, kreatif, dan solutif. Ia meminta jajarannya tidak terjebak pada rutinitas administratif, tetapi berani melakukan terobosan serta mengambil keputusan strategis sesuai kewenangan.

“Untuk menjadi pemimpin, saudara semua harus mampu menginspirasi, berinovasi, kreatif, dan solutif. Jangan hanya menunggu arahan. Saya memberi ruang dan kepercayaan untuk menghadirkan ide-ide baru yang berdampak nyata bagi masyarakat,” tambahnya.

Dalam arahannya, JTP turut memaparkan target transformasi birokrasi, peningkatan kualitas aparatur sipil negara (ASN), serta penerapan formula kolaborasi pembangunan 20:50:30. Skema tersebut terdiri dari 20 persen pendanaan bersumber dari APBN, 50 persen APBD kabupaten, dan 30 persen APBD provinsi.

Menurutnya, formula tersebut hanya dapat terealisasi apabila terjalin kerja sama lintas sektor dan lintas pemerintahan secara efektif.

Sementara itu, Wakil Bupati Tapanuli Utara menekankan pentingnya koordinasi antarperangkat daerah, pemanfaatan teknologi informasi dan kecerdasan buatan (AI), serta peningkatan kapasitas ASN melalui pelatihan, pendidikan, dan penguatan literasi digital.

Dalam rapat tersebut, sejumlah perangkat daerah seperti Dinas PUPR, Dinas Sosial, serta Perusahaan Daerah Air Minum memaparkan rencana kegiatan dan target kinerja tahun 2026.

Rapat koordinasi ini menjadi bagian dari pra-rakor strategis Pemkab Taput untuk mendorong transformasi birokrasi, akselerasi pembangunan, dan kolaborasi lintas sektor menuju Kabupaten Tapanuli Utara yang maju dan sejahtera, didukung ASN yang unggul, adaptif, serta berorientasi pada hasil nyata bagi masyarakat. (Galung)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Densus 88 Polri Gelar Rakernis 2026, Fokus Antisipasi Radikalisme Digital pada Anak dan Remaja
Sekolah Rakyat di Kabupaten Bekasi Mulai Beroperasi Juli 2026
150 Siswa Jabar Jalani Pendidikan Karakter Pancawaluya di Mako TNI Cilandak
Pemprov Jabar Pastikan Siswa Kurang Mampu Tetap Bisa Sekolah pada SPMB 2026
Polda Sumsel dan Divhumas Polri Perkuat Mitigasi El Nino Hadapi Ancaman Karhutla
41 Apoteker Baru Perkuat Layanan Kesehatan di Garut
komentar
beritaTerbaru