Kamis, 11 Juni 2026

Wagub Sumut: TSTH2 Humbang Hasundutan Siap Mendukung Bioekonomi Nasional

Minggu, 25 Januari 2026 14:09 WIB
Wagub Sumut: TSTH2 Humbang Hasundutan Siap Mendukung Bioekonomi Nasional
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan didampingi Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya meninjau kawasan Taman Sains dan Teknologi Herbal dan Hortikultura (TSTH2) di Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sabtu (24/1/2026). (Do
Humbahas (buseronline.com) - Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya menegaskan bahwa Taman Sains dan Teknologi Herbal dan Hortikultura (TSTH2) di Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), merupakan kawasan strategis yang diproyeksikan menjadi pusat riset dan pengembangan bioekonomi tropis Indonesia bagian barat.

Penegasan ini disampaikan Wagub Surya saat mendampingi kunjungan Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan, ke kawasan TSTH2 pada Sabtu.

Menurut Surya, dilansir dari laman Diskominfo Sumut, kehadiran DEN menunjukkan bahwa pembangunan ekonomi berbasis riset, inovasi, dan kearifan lokal bukan lagi agenda daerah semata, tetapi telah masuk dalam prioritas strategis nasional.

“TSTH2 bukan sekadar proyek daerah atau laboratorium penelitian. Kawasan ini adalah ladang masa depan, tempat ilmu pengetahuan tumbuh dari desa dan dataran tinggi Humbang Hasundutan untuk berkontribusi nyata bagi ekonomi nasional,” ujar Surya.

TSTH2 memiliki potensi lebih dari 100 jenis tanaman herbal dan hortikultura unggulan lokal, termasuk andaliman, kunyit hitam, jahe merah, serta berbagai varietas hortikultura dataran tinggi. Agroklimat Humbang Hasundutan dinilai ideal untuk pengembangan perbenihan, riset adaptasi iklim, hingga produksi bahan baku berkualitas ekspor.

Surya menyoroti tantangan kemandirian benih hortikultura di Sumut. Saat ini, penangkar lokal bawang merah baru mampu memenuhi sekitar 6,79% kebutuhan bibit unggul dari total luas pertanaman sekitar 3.861 hektare pada 2025.

“Kondisi ini menjadi tantangan sekaligus peluang besar. Melalui TSTH2, kami ingin menjadikan Sumatera Utara sebagai sentra riset dan produksi benih unggul adaptif lokal, sekaligus mendukung kemandirian benih hortikultura di Sumatera dan sekitarnya,” jelas Surya.

Selain aspek riset, TSTH2 juga diarahkan untuk memberikan dampak sosial dan ekonomi langsung bagi masyarakat. Kawasan ini dikembangkan sebagai pusat pembelajaran petani, inkubator UMKM berbasis herbal, serta basis pendidikan vokasi pertanian dan bioteknologi.

“Target akhirnya adalah peningkatan pendapatan petani, penciptaan lapangan kerja baru, regenerasi petani muda, dan penguatan ekonomi desa,” tambah Surya.

Pengembangan TSTH2 sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya kemandirian bangsa dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya di sektor pangan, kesehatan, dan energi.

“TSTH2 adalah perwujudan konkret dari semangat membangun dari kekuatan lokal, memajukan dengan ilmu pengetahuan, dan membuka jalan bagi Indonesia tampil sebagai kekuatan bioekonomi global,” ujar Surya.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemerintah Provinsi Sumut mengintegrasikan TSTH2 ke dalam RPJMD, RKPD, serta program prioritas OPD terkait. Dukungan ini mencakup regulasi daerah, pembangunan infrastruktur pendukung kawasan, fasilitasi perizinan, kemitraan dengan BRIN, perguruan tinggi, dan dunia usaha, hingga dorongan kuat terhadap hilirisasi hasil riset.

“Kami memastikan TSTH2 tidak berhenti di riset, tetapi bergerak sampai ke hilirisasi dan pasar,” tegas Surya.

Menutup keterangannya, Surya berharap kunjungan Ketua DEN dapat memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, serta menjadikan TSTH2 sebagai role model nasional pengembangan bioekonomi berbasis riset.

“Pemerintah Provinsi Sumatera Utara siap berjalan bersama pemerintah pusat dan seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga keberlanjutan TSTH2 sebagai warisan inovasi Indonesia bagi generasi mendatang,” pungkasnya. (P3)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
WIITEX 2026 Siap Digelar, Jabar Bidik Perluasan Pasar Ekspor Teh, Kopi, dan Kakao
Wakapolri Tinjau Daycare SSDM Polri, Perkuat Dukungan bagi Keluarga Personel
Pemprov Sumut Bentuk 6.110 Posbankum, Perkuat Akses Bantuan Hukum hingga Desa dan Kelurahan
Presiden Prabowo: Kekayaan Alam Harus Dikelola untuk Kemakmuran Rakyat
Ekonomi Bandung Tumbuh 5,76 Persen, Wali Kota Farhan Ingatkan Ancaman Inflasi
Dinkes Kota Bandung Perluas Akses Kesehatan Mental, Layanan Psikolog Klinis Tersedia di 12 Puskesmas
komentar
beritaTerbaru