Selasa, 07 April 2026

Pascabanjir, Aktivitas dan Pelayanan Publik di Medan Kembali Normal

Rabu, 14 Januari 2026 01:18 WIB
Pascabanjir, Aktivitas dan Pelayanan Publik di Medan Kembali Normal
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, serta jajaran Forkopimda saat mengikuti Rapat Koordinasi Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Medan, Senin (12/1/2026).
Medan (buseronline.com) - Kota Medan dinyatakan telah kembali normal setelah sempat dilanda banjir besar yang hampir melumpuhkan aktivitas masyarakat.

Kepastian tersebut disampaikan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian dalam Rapat Koordinasi Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Provinsi Sumut.

Rapat koordinasi tersebut digelar di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Senin, dan dihadiri langsung Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas.

Dalam paparannya, Tito mengungkapkan bahwa dari total 33 kabupaten/kota di Sumut, terdapat 18 daerah yang terdampak banjir.

Namun demikian, sejumlah daerah telah kembali berjalan normal, di antaranya Kota Medan, Kota Binjai, Kota Padangsidimpuan, Kabupaten Asahan, serta beberapa kabupaten/kota lainnya.

“Sudah ada beberapa daerah yang kembali normal, bahkan sudah berjalan dengan sangat baik seperti Kota Medan,” ujar Tito.

Ia menjelaskan, indikator pemulihan tersebut terlihat dari kembalinya roda pemerintahan daerah, lancarnya pelayanan publik, terbukanya akses jalan darat, serta mulai berputarnya kembali aktivitas perekonomian masyarakat.

“Kami sudah melakukan pengecekan langsung dan saat ini beberapa daerah tersebut telah kembali normal,” katanya.

Sementara itu, bagi daerah yang masih belum sepenuhnya pulih, Mendagri menegaskan akan mempercepat proses normalisasi dengan mengerahkan seluruh sumber daya yang tersedia.

Tito juga meminta para kepala daerah untuk segera melakukan pendataan secara cepat dan akurat, khususnya terhadap warga yang masih berada di lokasi pengungsian.

“Lakukan pendataan secepatnya. Jika masih ada kekurangan, dapat segera diusulkan kembali agar warga yang masih tinggal di tenda pengungsian bisa segera dipindahkan ke tempat yang lebih layak,” ujarnya.

Data tersebut akan menjadi dasar percepatan penyaluran bantuan lanjutan.

Rapat koordinasi ini turut dihadiri Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto, Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Veronica Tan, Gubernur Sumut Bobby Nasution, Wakil Gubernur Sumut Surya, unsur Forkopimda Sumut, serta para bupati dan wali kota se-Sumut. (P3)
Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
Pertama di Indonesia, Sumut Luncurkan Sistem Pendaftaran Bisnis Berbasis SDGs
Menuju Swasembada Pangan, Jateng Terus Tancap Gas dengan Strategi Nyata
Dekranasda Jateng Gandeng Kemenlu untuk Dorong Promosi Produk Ekraf ke Pasar Global
Monaco Bungkam Marseille 2-1, Catat Tujuh Kemenangan Beruntun
Real Oviedo Raih Kemenangan Penting, Tundukkan Sevilla 1-0 di La Liga
Timnas Futsal Indonesia Bantai Brunei 7-0 di Laga Pembuka Piala AFF Futsal 2026
komentar
beritaTerbaru