Minggu, 05 Juli 2026

Rico Waas Berbagi Pengalaman Hidup dan Beri Motivasi saat Dikunjungi Siswa SMA Taruna Nusantara

Kamis, 25 Desember 2025 09:06 WIB
Rico Waas Berbagi Pengalaman Hidup dan Beri Motivasi saat Dikunjungi Siswa SMA Taruna Nusantara
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menerima kunjungan dan berdialog dengan siswa SMA Taruna Nusantara di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Selasa (23/12/2025). (Dok/Diskominfo Medan)
Medan (buseronline.com) - Enam siswa SMA Taruna Nusantara mendapat kesempatan istimewa bertemu langsung dengan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dalam rangka kegiatan wawancara tokoh di daerah asal siswa. Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh inspirasi tersebut digelar di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Selasa.

Keenam siswa SMA Taruna Nusantara angkatan ke-36 itu masing-masing Agha Islami Annadif, Naufal Hibatullah Harahap, Raqilla Fauzzan Hendrycha, Gilbert Febrian, Malchiel Panjaitan, serta M Ahkam El Khuluqiey. Para siswa kelas X ini memperoleh banyak pelajaran berharga dari kisah perjalanan hidup Rico Waas, mulai dari masa kecil hingga meniti karier sebagai birokrat dan kepala daerah.

Didampingi Asisten Pemerintahan dan Sosial M Sofyan serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan Benny Sinomba Siregar, Rico Waas menceritakan bahwa dirinya lahir dan besar di Kota Medan. Ia menempuh pendidikan dari tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah atas di kota ini sebelum melanjutkan pendidikan tinggi ke Jakarta.

“Saya lahir dan besar di Medan. Mulai dari SD, SMP, sampai SMA juga di Medan. Setelah itu saya melanjutkan kuliah ke Jakarta di Universitas Trisakti. Ini menjadi momen pertama saya jauh dari orang tua sekaligus belajar hidup mandiri,” ujar Rico Waas.

Usai menyelesaikan pendidikan pada 2011, Rico Waas memilih jalur profesional dengan terjun ke dunia usaha. Ia membuka usaha sendiri di Jakarta sebagai pengusaha desain grafis dan pelaku seni. Pada 2015, ia kembali ke Medan untuk membangun dan mengembangkan usaha keluarga.

Rico Waas mengungkapkan bahwa dunia politik pada awalnya tidak pernah menjadi bagian dari rencana hidupnya. Keputusan untuk terjun ke politik baru diambil pada 2020, saat ia bergabung dengan partai politik dan mulai mempelajari sistem pemerintahan, termasuk peran legislatif sebagai wakil rakyat dan pengawas kebijakan eksekutif.

“Tahun 2024, yang merupakan tahun Pemilu, saya maju sebagai calon anggota DPRD Sumatera Utara dari daerah pemilihan Kabupaten Deliserdang. Hasilnya belum sesuai harapan. Namun setelah itu, saya justru dipercaya partai untuk maju sebagai Wali Kota Medan,” ungkapnya.

Menurut Rico Waas, jabatan yang diemban merupakan amanah besar yang harus dipertanggungjawabkan, baik kepada masyarakat, bangsa, maupun Tuhan Yang Maha Esa.

“Umur itu sementara. Karena itu gunakan sebaik-baiknya untuk berbuat baik dan memberi manfaat bagi masyarakat dan bangsa,” pesannya.

Menjawab pertanyaan para siswa terkait tantangan memimpin Kota Medan, Rico Waas menegaskan bahwa memimpin kota dengan jumlah penduduk sekitar 2,5 juta jiwa bukanlah hal mudah. Berbagai persoalan kompleks harus ditangani secara bersamaan, mulai dari banjir, kemiskinan, pendidikan, hingga ketenagakerjaan.

“Semua permasalahan itu perlu perhatian khusus karena bobotnya sama. Yang terpenting, persoalan tersebut harus diselesaikan karena masyarakat menunggu, sembari program-program pembangunan Kota Medan tetap berjalan,” jelasnya.

Dalam pertemuan tersebut, Rico Waas juga memberikan motivasi kepada para siswa SMA Taruna Nusantara agar memanfaatkan fasilitas pendidikan yang telah disediakan secara maksimal. Ia menekankan pentingnya kecerdasan, wawasan luas, serta disiplin sebagai bekal utama generasi muda.

“Tahun 2045 adalah Indonesia Emas. Saya berharap generasi muda Indonesia menjadi pribadi yang produktif, berpikiran maju, dan mampu mengembangkan potensi bangsa di berbagai sektor, mulai dari pembangunan, riset teknologi, hingga pariwisata,” ucapnya.

Rico Waas menutup pertemuan dengan berpesan agar para siswa selama menempuh pendidikan di SMA Taruna Nusantara dapat menjadi kebanggaan, tidak hanya bagi diri sendiri dan orang tua, tetapi juga bagi daerah asal, termasuk Kota Medan.

Pertemuan ini berlangsung hangat dan interaktif, dengan siswa aktif mengajukan pertanyaan seputar kepemimpinan, pengalaman profesional, hingga strategi membangun kota. Kegiatan ini diharapkan menanamkan semangat belajar, kepemimpinan, dan patriotisme bagi generasi muda Medan. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Kemendikdasmen Perkuat Pendidikan Inklusif melalui Program Bilingual untuk Murid Tuli
Pemprov Sumut Gandeng Rumah Tani Nusantara Perkuat Pengendalian Inflasi
Polri Raih Penghargaan dari Kementerian Haji dan Umrah RI atas Dukungan Penyelenggaraan Haji 2026
Irjen Pol Agus Suryonugroho Pamit, Serahkan Tongkat Komando Kakorlantas kepada Irjen Pol Wibowo
Irjen Pol Alberd TB Sianipar Resmi Jabat Kapolda Kalimantan Barat
Kemendikdasmen Perkuat LKP Cetak SDM Berdaya Saing Global
komentar
beritaTerbaru