Selasa, 14 Juli 2026

Ayam KUB Dinilai Lebih Produktif, Rico Waas Siap Kembangkan untuk Tingkatkan Pasokan Telur

Jumat, 19 Desember 2025 06:22 WIB
Ayam KUB Dinilai Lebih Produktif, Rico Waas Siap Kembangkan untuk Tingkatkan Pasokan Telur
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas (tengah) berfoto bersama Kepala BRMP Sumut Siti Maryam Harahap beserta jajaran saat audiensi membahas pengembangan ayam Kampung Unggul Baru (KUB) di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Rabu (17/12/2025). (Dok/Diskominfo M
Medan (buseronline.com) - Di tengah keterbatasan lahan pertanian di wilayah perkotaan, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyatakan ketertarikannya untuk mengembangkan peternakan ayam Kampung Unggul Baru (KUB) hasil inovasi Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP). Langkah ini dinilai strategis untuk meningkatkan pasokan telur sekaligus mendukung pemenuhan gizi masyarakat.

Ketertarikan tersebut disampaikan Rico Waas saat menerima audiensi Kepala BRMP Sumatera Utara, Siti Maryam Harahap, beserta jajaran di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Rabu.

Rico Waas menilai, pengembangan ayam KUB sangat relevan diterapkan di kawasan perkotaan karena memiliki produktivitas yang tinggi, khususnya dalam menghasilkan telur.

“Kita bisa memanfaatkan daging dan terutama telurnya untuk pemenuhan gizi masyarakat, sekaligus menjaga ketersediaan bahan pokok dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis,” ujar Rico Waas.

Ia mengusulkan agar pengembangan peternakan ayam KUB dapat dilakukan di Rumah Potong Hewan (RPH) sebagai langkah awal pemanfaatan fasilitas milik pemerintah daerah.

“Kita dapat menjalin kerja sama dalam mendorong pengembangan peternakan ayam, sehingga masyarakat tetap dapat berproduksi meskipun berada di tengah kota,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala BRMP Sumut Siti Maryam Harahap menjelaskan bahwa BRMP memiliki tugas pokok dan fungsi dalam mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui pengembangan varietas padi unggulan untuk meningkatkan produktivitas pertanian.

“Dengan varietas padi unggulan, kami berharap dapat meningkatkan hasil pertanian padi secara signifikan,” jelas Siti Maryam.

Selain sektor tanaman pangan, BRMP juga mengembangkan peternakan ayam Kampung Unggul Baru (KUB) sebagai alternatif penguatan pangan hewani. Ayam KUB memiliki keunggulan dibandingkan ayam kampung pada umumnya, terutama dari sisi produktivitas telur.

“Ayam KUB mampu menghasilkan hingga 160 butir telur per tahun. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan ayam kampung biasa yang rata-rata hanya menghasilkan 60 hingga 70 butir telur dalam setahun,” ungkapnya.

Siti Maryam juga mengundang Wali Kota Medan untuk melihat langsung proses pengembangbiakan ayam KUB sebagai bagian dari upaya transfer inovasi kepada pemerintah daerah.

Sebagai bentuk perkenalan terhadap inovasi BRMP, Siti Maryam Harahap secara simbolis menyerahkan bantuan sebanyak 100 ekor anakan ayam KUB kepada Wali Kota Medan.

Bantuan tersebut diharapkan menjadi langkah awal pengembangan ayam KUB di Kota Medan guna memperkuat ketahanan pangan dan pemenuhan gizi masyarakat. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Menkes Dorong Deteksi Dini dan Penghapusan Stigma terhadap Penyintas Kusta
Bareskrim Polri Tangkap Sembilan Tersangka Penyerangan Polisi di Katingan, Tiga DPO Diburu
Kapolri Bertemu Jaksa Agung, Sepakati Penguatan Sistem Peradilan Pidana
Kejurnas Taekwondo Kapolri Cup VII 2026 Resmi Ditutup, Jawa Barat Raih Juara Umum
MPLS Ramah SMP di Kota Medan Dimulai, Tekankan Sekolah Aman dan Bebas Bullying
Rico Waas Tekankan Optimalisasi PAD untuk Perkuat Kemandirian Fiskal Kota Medan
komentar
beritaTerbaru