Jumat, 22 Mei 2026

Unit K9 Diturunkan Polda Sumut untuk Mendukung Pencarian Korban Bencana di Tapteng–Sibolga

Rabu, 03 Desember 2025 06:29 WIB
Unit K9 Diturunkan Polda Sumut untuk Mendukung Pencarian Korban Bencana di Tapteng–Sibolga
Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto didampingi personel Polda Sumut meninjau kesiapan unit K9 sebelum diterjunkan untuk membantu pencarian korban banjir bandang dan longsor di wilayah Tapanuli Tengah–Sibolga, di Medan, Senin (1/12/2
Medan (buseronline.com) - Upaya pencarian korban banjir bandang dan longsor yang menerjang Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) dan Kota Sibolga terus ditingkatkan. Untuk memperluas jangkauan pencarian, Polda Sumatera Utara mengerahkan Unit K9 atau anjing pelacak terlatih yang didatangkan langsung dari Mabes Polri sebagai perbantuan kepada tim SAR di lapangan.

Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto SIK MH, mengatakan bahwa pengerahan Unit K9 merupakan langkah strategis dalam mempercepat proses penyisiran di area-area yang sulit dijangkau oleh tim penyelamat. Anjing pelacak dengan kemampuan deteksi tinggi dinilai mampu membantu menemukan korban yang masih dilaporkan hilang.

“Tim K9 ini diperbantukan untuk mendukung proses pencarian korban yang masih dilaporkan hilang akibat banjir bandang dan longsor,” ujar Kapolda Whisnu, Senin.

Ia menjelaskan, kapasitas K9 sangat krusial dalam operasi pencarian, terutama di medan yang dipenuhi material lumpur, reruntuhan bangunan, bebatuan besar, hingga lokasi yang tidak dapat diakses alat berat. Dengan handler berpengalaman serta peralatan khusus, unit ini siap bekerja dalam kondisi bencana yang penuh tantangan.

“Kecepatan menemukan korban adalah bagian dari menyelamatkan martabat kemanusiaan. Setiap nyawa sangat berharga, dan kita bekerja maksimal dengan semua sumber daya yang ada, termasuk K9,” tegas Kapolda.

Selain mengerahkan Unit K9, Polda Sumut bersama Basarnas, TNI, BPBD, dan pemerintah daerah terus menggencarkan pencarian melalui penyisiran darat, penggunaan alat berat, hingga pemetaan ulang titik-titik lokasi yang diperkirakan masih terdapat korban tertimbun. Kondisi cuaca yang berubah-ubah disebut menjadi kendala, namun koordinasi antartim tetap berjalan solid dan intensif.

Kapolda Whisnu memastikan bahwa seluruh personel di lapangan telah dibekali dukungan logistik dan sarana komunikasi yang memadai. Operasi pencarian disebut akan dilakukan tanpa jeda hingga semua warga yang dilaporkan hilang ditemukan, baik dalam kondisi hidup maupun meninggal.

Dengan tambahan kekuatan dari Unit K9, Polda Sumut berharap proses pencarian berjalan lebih cepat dan mampu memberikan kepastian bagi keluarga korban yang masih menunggu kabar orang-orang tercinta mereka. (R)
Editor
: Agie HT Bukit SH
Tags
TNI
beritaTerkait
Evann Guessand di Ambang Sejarah, Bisa Raih Dua Gelar Eropa dalam Semusim
Densus 88 Polri Gelar Rakernis 2026, Fokus Antisipasi Radikalisme Digital pada Anak dan Remaja
Sekolah Rakyat di Kabupaten Bekasi Mulai Beroperasi Juli 2026
150 Siswa Jabar Jalani Pendidikan Karakter Pancawaluya di Mako TNI Cilandak
Pemprov Jabar Pastikan Siswa Kurang Mampu Tetap Bisa Sekolah pada SPMB 2026
Polda Sumsel dan Divhumas Polri Perkuat Mitigasi El Nino Hadapi Ancaman Karhutla
komentar
beritaTerbaru