Minggu, 05 Juli 2026

Polri Gunakan Airdrop Salurkan Bantuan Banjir ke Wilayah Taput dan Tapteng

Senin, 01 Desember 2025 08:16 WIB
Polri Gunakan Airdrop Salurkan Bantuan Banjir ke Wilayah Taput dan Tapteng
Personel Polri mendistribusikan bantuan logistik melalui metode airdrop dari helikopter ke wilayah terdampak banjir di Kabupaten Tapanuli Utara dan Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Minggu (30/11/2025). (Dok/Humas Polri)
Sumut (buseronline.com) - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali mempercepat penanganan bencana banjir di Sumatera Utara dengan melanjutkan distribusi bantuan logistik melalui metode airdrop menggunakan helikopter, Minggu (30/11/2025). Bantuan tersebut diturunkan ke sejumlah wilayah yang masih terisolasi akibat terputusnya akses darat.

Adapun lokasi sasaran airdrop meliputi Desa Pagaran Lambung di Kecamatan Adian Koting, Kabupaten Tapanuli Utara, serta Desa Naga Timbul dan Desa Nauli di Kecamatan Sitahuis, Kabupaten Tapanuli Tengah. Ketiga wilayah tersebut diketahui terdampak banjir cukup parah sehingga sulit dijangkau melalui jalur darat.

Distribusi bantuan ini merupakan kelanjutan dari operasi besar pendorongan logistik yang dilakukan Mabes Polri sehari sebelumnya, Sabtu (29/11/2025), dari Mako Polisi Udara Pondok Cabe.

Dalam operasi tersebut, Polri mengerahkan dukungan kekuatan udara dan logistik guna membantu wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Waastamaops Kapolri Irjen Pol Laksana SIK menegaskan, langkah cepat ini merupakan bentuk kehadiran negara dalam situasi darurat. Ia menyampaikan bahwa Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah menginstruksikan seluruh jajaran untuk bergerak cepat memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat terdampak bencana.

“Kapolri memerintahkan jajaran untuk memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi, mulai dari bahan makanan, alat komunikasi, genset, hingga peralatan SAR dan medis. Pengiriman dilakukan bertahap, baik dari Mabes Polri maupun dari polda-polda tetangga yang tidak terdampak,” ujar Irjen Pol Laksana.

Ia menjelaskan, kondisi cuaca yang berubah-ubah serta terputusnya akses darat di sejumlah wilayah Tapanuli Utara dan Tapanuli Tengah membuat distribusi bantuan melalui udara menjadi pilihan paling efektif.

Dengan menggunakan helikopter, petugas menurunkan berbagai kebutuhan pokok seperti makanan siap saji, air bersih, selimut, obat-obatan, serta perlengkapan darurat lainnya.

Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga yang telah beberapa hari terisolasi akibat banjir. Seorang warga Desa Pagaran Lambung mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diterima.

“Kami terputus sejak banjir besar itu. Bantuan yang dijatuhkan dari helikopter ini benar-benar menyelamatkan kami,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

Polri menegaskan bahwa pendistribusian bantuan akan terus dilakukan secara berkelanjutan, baik melalui jalur udara maupun alternatif lain, hingga seluruh wilayah terdampak mendapatkan bantuan secara merata.

Selain diperuntukkan bagi masyarakat, sebagian logistik juga disalurkan untuk mendukung operasional personel kepolisian di lapangan yang terus berjibaku melakukan evakuasi serta penanganan dampak bencana.

Dengan langkah ini, Polri berharap proses penanganan bencana di Sumatera Utara dapat berjalan lebih cepat dan efektif, serta kebutuhan dasar masyarakat terdampak dapat segera terpenuhi. (R)
Editor
: Agie HT Bukit SH
Tags
beritaTerkait
Kemendikdasmen Perkuat Pendidikan Inklusif melalui Program Bilingual untuk Murid Tuli
Pemprov Sumut Gandeng Rumah Tani Nusantara Perkuat Pengendalian Inflasi
Polri Raih Penghargaan dari Kementerian Haji dan Umrah RI atas Dukungan Penyelenggaraan Haji 2026
Irjen Pol Agus Suryonugroho Pamit, Serahkan Tongkat Komando Kakorlantas kepada Irjen Pol Wibowo
Irjen Pol Alberd TB Sianipar Resmi Jabat Kapolda Kalimantan Barat
Kemendikdasmen Perkuat LKP Cetak SDM Berdaya Saing Global
komentar
beritaTerbaru