Minggu, 24 Mei 2026

USU Wisuda 2.656 Lulusan, Prof Muryanto Amin Minta Alumni Terapkan Lifelong Learning

Senin, 01 Desember 2025 07:28 WIB
USU Wisuda 2.656 Lulusan, Prof Muryanto Amin Minta Alumni Terapkan Lifelong Learning
Sebanyak 2.656 mahasiswa lulusan USU diwisuda untuk Periode I Tahun Akademik 2025/2026. Pada periode ini, 97 lulusan magister dan 223 lulusan program profesi meraih predikat cum laude, Jumat-Sabtu, (28-29/11/2025). (Dok/Humas)
Medan (buseronline.com) - Universitas Sumatera Utara (USU) mewisuda 2.656 lulusan pada Wisuda Periode I Tahun Akademik 2025/2026. Pada periode ini, 97 lulusan magister dan 223 lulusan program profesi meraih predikat cum laude, Jumat-Sabtu (28-29/11/2025).

Dalam pidatonya Rektor USU, Prof Dr Muryanto Amin SSos MSi berharap para wisudawan yang baru dilantik untuk terus menerapkan lifelong learning untuk mencapai kesejahteraan yang berkelanjutan.

“Meraih gelar dan diwisuda adalah proses yang tidak mudah. Dan itu yang dinamakan sebuah proses. Proses tersebut akan berulang pada saat nanti wisudawan berada di dunia kerja yang nyata, proses yang berulang itu disebut dengan lifelong learning,” ujar Prof Mury.

Prof Mury mengatakan bahwa setiap orang akan mengalami fase yang berbeda dalam proses kehidupannya. Perubahan setiap fase kehidupan membutuhkan adaptasi dan cara berpikir manusia tentang nilai, sistem kerja, dan kesejahteraan. Nilai yang diyakini seseorang akan menuntun dirinya memberikan manfaat atau tidak yang ada dalam sistem kerja yang menjamin kesejahteraan.

Pada pidato berjudul Jalan Menuju Kesejahteraan yang Berkelanjutan itu, Prof Mury menekankan tentang pentingnya produktivitas yang hanya bisa dihasilkan dari inovasi dan kerja keras.

“Inovasi dan kerja keras menjadi dua kata yang tidak terpisahkan dalam dunia kerja. Tidak mungkin seseorang bisa berinovasi jika tidak bekerja keras, itu disebut mimpi atau angan-angan. Begitu juga sebaliknya, jika seseorang hanya bekerja keras tanpa inovasi, mirip seperti labirin, tidak pernah punya jalan keluar untuk mendapatkan yang diinginkan. Inovasi dan kerja keras akan bisa memberi dampak kesejahteraan karena bersumber dari kepercayaan yang lahir dari dalam diri sendiri,” tegasnya.

Prof Mury menjelaskan, inovasi, kerja keras, kepercayaan dan fairness hanya bisa dibangun melalui pendidikan yang mengasah hard skill dan soft skill. Seseorang dengan kemampuan hard skill akan menghasilkan produk yang spesifik dalam bidang pekerjaan tertentu, terukur, dapat diajarkan dan dibuktikan.

Prof Mury menegaskan bahwa Inovasi, kerja keras, kepercayaan dan fairness menjadi satu kesatuan yang harus dilakukan terus menerus oleh setiap alumni Universitas Sumatera Utara. Lifelong learning harus tertanam di dalam komitmen diri setiap alumni sebagai cara merespons perubahan yang terjadi dan sangat sulit diprediksi.

Dalam pidatonya, Prof Muryanto Amin juga memaparkan keberhasilan USU dalam meraih pengakuan internasional. Ia menjelaskan Peringkat USU di QS World University Rankings naik dari 1222 pada tahun 2021 menjadi 1001 pada tahun 2025. Untuk QS Asia University Rankings, kita juga meningkat dari 501 menjadi 268. Selain itu jumlah program studi berakreditasi unggul bertambah dari 70 menjadi 81, dan akreditasi internasional sudah mencapai 28 prodi.

Prof Mury meminta agar lulusan USU untuk terus belajar sepanjang hayat. “Teruslah bekerja keras, teruslah berinovasi, dan jangan pernah berhenti belajar. Jadilah pribadi yang membawa nilai kepercayaan, keadilan, dan kolaborasi ke manapun Saudara/i melangkah,” tutupnya. (RP)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Pemprov Jateng Pastikan Kesehatan Hewan Kurban Idul Adha 2026, Populasi Ternak Diproyeksikan Surplus
Pemprov Sumut Perluas Kerja Sama dengan Jepang untuk Penguatan SDM dan Tenaga Kerja
FAO Waspadai Risiko Krisis Pangan Global, Indonesia Tunjukkan Ketahanan dan Surplus Produksi
KPK Soroti Risiko Korupsi SPMB 2026/2027, Tekankan Penguatan Integritas Pendidikan
Pemprov Sumut Optimistis PAD Pajak MBLB Bisa Tembus Rp5 Miliar per Tahun
RSUD Rembang Mulai 1 Juni 2026 Layani Cath Lab Ditanggung BPJS Kesehatan
komentar
beritaTerbaru