Minggu, 04 Oktober 2026

Rico Waas Minta Evakuasi Dipercepat, Dapur Umum Segera Beroperasi

Jumat, 28 November 2025 08:23 WIB
Rico Waas Minta Evakuasi Dipercepat, Dapur Umum Segera Beroperasi
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meninjau sekaligus berinteraksi dengan warga terdampak banjir saat proses evakuasi di salah satu permukiman Kota Medan, Kamis (27/11/2025). (Dok/Diskominfo Medan)
Medan (buseronline.com) - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menginstruksikan seluruh camat untuk memastikan proses evakuasi warga terdampak banjir berlangsung cepat, aman, dan terkoordinasi, serta mengoperasikan dapur umum di setiap lokasi pengungsian guna memenuhi kebutuhan dasar para korban.

Instruksi tersebut disampaikan Rico Waas saat memimpin rapat koordinasi penanganan banjir yang digelar di Rumah Dinas Wali Kota Medan bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para asisten, serta pimpinan perangkat daerah, Kamis (27/11/2025). Seluruh camat se-Kota Medan mengikuti rapat tersebut secara daring.

Dalam rapat itu, Rico Waas menekankan bahwa keselamatan warga menjadi prioritas utama, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan ibu hamil. Ia meminta para camat aktif berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dalam proses evakuasi dan penanganan di lapangan.

“Evakuasi harus dilakukan secepat mungkin dan tetap mengedepankan keamanan. Jangan sampai ada warga yang terlambat dievakuasi atau kekurangan kebutuhan dasar di pengungsian,” tegas Rico Waas.

Selain itu, pihak Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Medan menyatakan kesiapan untuk bekerja sama dengan Pemko Medan dalam menyiapkan makanan bagi para pengungsi. Sementara itu, lokasi pengungsian sementara telah disiapkan di sejumlah masjid, kantor lurah, dan kantor kecamatan di wilayah terdampak.

Hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi secara berkepanjangan dalam beberapa hari terakhir menyebabkan banjir di sebagian besar wilayah Kota Medan. Hingga Kamis (27/11/2025), tercatat 19 dari 21 kecamatan terdampak banjir. Dua kecamatan yang tidak terdampak yakni Kecamatan Medan Area dan Medan Perjuangan.

Wali Kota menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Medan saat ini berada dalam status kesiagaan menghadapi cuaca ekstrem, menyusul hujan deras yang terus mengguyur wilayah kota dalam dua hari terakhir. Ia mengungkapkan, dari hasil peninjauan lapangan pada Kamis pagi, sejumlah titik banjir berada pada kondisi yang cukup berat.

“Ada jalan-jalan yang sudah tidak bisa dilalui kendaraan, bahkan di beberapa kawasan air sudah meluap hingga warga terpaksa mengevakuasi diri,” ujar Rico Waas.

Ia kembali menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam penanganan banjir, mulai dari pemerintah kecamatan, kelurahan, BPBD, hingga unsur TNI-Polri, agar kebutuhan masyarakat di pengungsian dapat terpenuhi dengan baik.

Rico Waas juga menyampaikan bahwa Pemko Medan tidak menutup kemungkinan akan menetapkan status darurat bencana jika kondisi banjir terus memburuk dan curah hujan masih tinggi dalam beberapa hari ke depan.

“Kita akan melihat perkembangan situasi di lapangan. Jika kondisi memburuk, maka status darurat akan kita tetapkan agar penanganan bisa dilakukan lebih cepat dan maksimal,” pungkasnya. (P3)
Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
Pemkab Taput Salurkan Bantuan Rp267,45 Juta kepada 32 KK Terdampak Bencana
Bupati Taput Buka Tapanuli Highlands Festival 2026, Ikut Renang 1,2 Kilometer di Danau Toba
Pemprov Jateng Percepat Verifikasi 4.230 Gerai Koperasi Merah Putih
Prabowo Angkat 26 Anggota Wantimpres, Pratikno: Kami Berikan Pertimbangan kepada Presiden
Dinkes Medan Waspadai Penyebaran Influenza A, 15 Kasus Tercatat hingga September 2026
Polri Lepas 140 Personel FPU 8 MINUSCA untuk Misi Perdamaian PBB di Afrika Tengah
komentar
beritaTerbaru