Senin, 06 Juli 2026

Pemprov Sumut Tingkatkan Pengawasan agar Program MBG Berjalan Optimal

Sabtu, 25 Oktober 2025 10:07 WIB
Pemprov Sumut Tingkatkan Pengawasan agar Program MBG Berjalan Optimal
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara M Faisal Hasrimy memberikan keterangan kepada media terkait pengawasan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Medan, Kamis (23/10/2025). (Dok/Diskominfo Sumut)
Medan (buseronline.com) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) memperketat pengawasan terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh daerah.

Langkah ini diambil menyusul insiden keracunan yang menimpa 134 siswa SMP Negeri 1 Laguboti, Kabupaten Toba, usai mengonsumsi makanan dari program MBG pada 15 Oktober 2025.

Hasil uji laboratorium Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Medan menunjukkan bahwa sampel makanan yang dikonsumsi para siswa mengandung dua jenis bakteri berbahaya, yakni Bacillus cereus dan Staphylococcus aureus, dengan kadar melebihi ambang batas yang diizinkan.

“Ini kasus pertama, dan kami tidak ingin hal serupa terulang lagi. Karena itu, kita bersama seluruh pemangku kepentingan akan memperkuat pengawasan rantai pasok bahan makanan hingga makanan tersebut dikonsumsi,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Sumut, M Faisal Hasrimy, melalui sambungan telepon, Kamis.

Faisal menegaskan, Pemprov Sumut tetap mendukung penuh pelaksanaan program MBG sebagai bagian dari upaya peningkatan gizi anak sekolah. Namun, ia menekankan bahwa aspek keamanan pangan menjadi prioritas utama dalam setiap tahapan pelaksanaan.

Lebih lanjut, Pemprov Sumut menetapkan lima poin pengawasan utama untuk mencegah kasus serupa di masa mendatang.

1. Setiap SPPG (Satuan Pelaksana Program Gizi) wajib memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

2. Menjamin kebersihan pangan, alat masak, dan wadah saji.

3. Memastikan proses distribusi makanan cepat dan tepat waktu agar tidak terjadi kontaminasi.

4. Penjamah makanan wajib memiliki sertifikat pelatihan higienitas.

5. Masyarakat atau pihak sekolah diminta segera melapor jika ada keluhan atau gangguan pencernaan usai mengonsumsi makanan MBG.

“Kami terus memastikan agar penanganan anak-anak sekolah yang terdampak berjalan optimal, baik secara medis maupun psikologis,” tambah Faisal.

Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program nasional prioritas yang dijalankan di seluruh wilayah Indonesia, termasuk Sumatera Utara.

Program ini bertujuan meningkatkan asupan gizi peserta didik sekaligus mendukung penurunan angka stunting dan peningkatan kualitas pendidikan. (R)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Kemendikdasmen Perkuat Pendidikan Inklusif melalui Program Bilingual untuk Murid Tuli
Pemprov Sumut Gandeng Rumah Tani Nusantara Perkuat Pengendalian Inflasi
Polri Raih Penghargaan dari Kementerian Haji dan Umrah RI atas Dukungan Penyelenggaraan Haji 2026
Irjen Pol Agus Suryonugroho Pamit, Serahkan Tongkat Komando Kakorlantas kepada Irjen Pol Wibowo
Irjen Pol Alberd TB Sianipar Resmi Jabat Kapolda Kalimantan Barat
Kemendikdasmen Perkuat LKP Cetak SDM Berdaya Saing Global
komentar
beritaTerbaru