Kamis, 06 Agustus 2026

Geopark Kaldera Toba Sukses Raih Green Card, GM BP Kaldera Toba Soroti Peran Semua Pihak

Senin, 08 September 2025 08:26 WIB
Geopark Kaldera Toba Sukses Raih Green Card, GM BP Kaldera Toba Soroti Peran Semua Pihak
General Manager BP Kaldera Toba UNESCO Global Geopark, Azizul Kholis, menyerahkan plakat kenang-kenangan dari Gubernur Sumut Bobby Afif Nasution kepada President of The Executive Board of The Global Geoparks Network, Zouros Nikolaos, pada Sidang Komite Ek
Medan (buseronline.com) - Geopark Kaldera Toba kembali menerima status Green Card atau kartu hijau dalam keanggotaannya di jaringan UNESCO Global Geopark (UGGp). Penetapan status ini diumumkan pada Sidang Komite Eksekutif ke-11 Konferensi Global Geopark Network di Kutralkura, La Araucania, Chile, Sabtu waktu setempat.

General Manager BP Toba Caldera UNESCO Global Geopark, Azizul Kholis, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian ini dan mengapresiasi kerja keras semua pihak. Ia menekankan peran penting Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution dalam mendorong kolaborasi lintas instansi untuk mempertahankan status tersebut.

“Kami berharap capaian ini menjadi momentum untuk memperkuat pengelolaan Kaldera Toba, serta memberikan manfaat yang lebih nyata bagi masyarakat lokal,” ujar Azizul.

Azizul juga mengapresiasi kontribusi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Sumut, pemerintah kabupaten/kota di kawasan Danau Toba, hingga pemerintah pusat yang mendukung pelaksanaan rekomendasi UNESCO. Tanpa dukungan semua pihak, status Green Card mustahil diraih kembali.

Sidang Global Geopark Network (GGN) dan Konferensi Internasional GGN berlangsung 5–12 September 2025 di Kutralkura, Chile, yang diikuti delegasi resmi dari berbagai negara. Selain Kaldera Toba, Indonesia juga berhasil mempertahankan dua geopark lainnya, yakni Ciletuh–Pelabuhan Ratu dan Rinjani. Keputusan ini dibacakan oleh Setsuya Nakada, pimpinan sidang GGN.

Dalam kesempatan tersebut, Azizul menyampaikan plakat kenang-kenangan dan ucapan terima kasih dari Gubernur Sumut kepada Pengurus GGN, yang diterima langsung oleh Zouros Nikolaos, Presiden Dewan Eksekutif Global Geoparks Network.

Sebelumnya, UNESCO memberikan sejumlah rekomendasi untuk pengelolaan Geopark Kaldera Toba, meliputi warisan geologi dan interpretasinya, identifikasi warisan alam, budaya, serta warisan tak benda, visibilitas dan kemitraan, hingga jejaring dan pelatihan. Semua rekomendasi ini telah dilaksanakan secara konsisten.

Status kartu hijau atau Green Card merupakan penilaian tertinggi dalam keanggotaan UGGp. Dengan status ini, Geopark Kaldera Toba berhak menyandang predikat UGGp selama empat tahun ke depan. Setiap anggota akan direvalidasi setiap empat tahun untuk menilai kepatuhan terhadap standar pengelolaan yang ditetapkan UNESCO.

Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pengelola geopark dapat menjaga reputasi internasional Kaldera Toba sekaligus meningkatkan manfaat bagi masyarakat lokal. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Sekolah Rakyat di Jateng Tampung 2.692 Siswa, Jadi Upaya Putus Rantai Kemiskinan
128 Ribu Masyarakat Rebut Undangan Upacara HUT ke-81 RI di Istana Merdeka
Polri Tingkatkan Kapasitas Personel Hadapi Modus Kejahatan Digital Love Scamming
Polri Kerahkan 372 Taruna Akpol Dampingi Siswa Sekolah Rakyat di 73 Lokasi
Jateng Bentuk Tim Koordinasi Perkuat Pengembangan Geopark
Korlantas Polri Perkuat ETLE dengan Face Recognition, Bidik Pengguna Pelat Nomor Palsu
komentar
beritaTerbaru